-
Calum McFarlane menjamin Cole Palmer tetap menjadi pilar utama Inggris pada ajang Piala Dunia.
-
Masalah cedera hamstring musim ini menjadi faktor utama penurunan produktivitas gol Cole Palmer.
-
McFarlane membantah performa Palmer menurun dan tetap menganggapnya sebagai salah satu pemain terbaik.
Suara.com - Optimisme tinggi menyelimuti masa depan Cole Palmer bersama Timnas Inggris menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026 mendatang.
Calum McFarlane selaku pelatih interim Chelsea meyakini sang playmaker akan meledak dan menunjukkan magisnya di panggung internasional.
Dikutip dari ESPN, keyakinan ini muncul di tengah keraguan publik akibat performa Palmer yang dianggap menurun drastis sepanjang musim ini.

Pemain berusia 23 tahun tersebut memang melewati periode tersulit sejak memulai karier profesional di level senior.
Kendala fisik yang berulang memaksa alumni akademi Manchester City ini kehilangan konsistensi permainannya di lapangan hijau.
Tercatat Palmer baru mengoleksi 10 gol di semua ajang yang merupakan torehan terendahnya sejak berseragam Chelsea.
Kondisi ini memicu perdebatan mengenai peran yang sanggup ia berikan untuk skuad besutan Thomas Tuchel nanti.
![Winger Chelsea, Cole Palmer (kiri) dan penyerang Nicolas Jackson. [Henry Nicholls / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/05/28/60789-cole-palmer-nicolas-jackson-chelsea-fc.jpg)
Namun McFarlane pasang badan dan melihat situasi ini sebagai proses pendewasaan mental bagi sang pemain muda.
"Ini merupakan periode yang sulit bagi Cole," ujar McFarlane.
"Dia mengalami cedera pertama yang belum pernah dialami sepanjang kariernya dan dia harus belajar menghadapinya," tambahnya.
McFarlane menolak keras narasi negatif yang menyebut performa bintangnya tersebut telah meredup total di Stamford Bridge.
Baginya Palmer tetap mampu menciptakan peluang emas bagi rekan setimnya meskipun tidak selalu berbuah menjadi gol.
"Saya tidak setuju dengan narasi bahwa dia tidak bermain dengan baik," tegas McFarlane dengan yakin.
"Ada banyak kesempatan di mana dia menciptakan banyak peluang bagus untuk pemain lain, namun dia tidak bisa mengontrol penyelesaian akhirnya," jelasnya.
McFarlane melihat adanya perkembangan signifikan dari sisi konsistensi sang pemain dalam tiga bulan belakangan ini.
Kualitas teknis dan etos kerja Palmer di sesi latihan menjadi alasan utama sang pelatih tetap menaruh kepercayaan penuh.
"Saya sangat senang dengan Cole, dia menunjukkan bakatnya kepada kami setiap hari melalui energi dan antusiasmenya," kata McFarlane.
Baginya Palmer masih menyandang status sebagai salah satu pesepak bola paling berbakat di kancah global saat ini.
"Dia tetap pemain top, salah satu yang terbaik di dunia," puji pria yang akan memimpin laga melawan Nottingham Forest tersebut.
Target besar kini dipasang agar Palmer mampu memberikan dampak instan bagi The Three Lions di turnamen nanti.
"Saya tidak khawatir Cole akan siap memberikan dampak di sisa musim ini dan semoga di Piala Dunia dengan momen besar untuk Inggris," tutupnya.
Sepanjang musim ini Palmer terpaksa menepi dalam 21 pertandingan akibat masalah hamstring yang terus kambuh secara berkala.
Bahkan ia baru bisa mencatatkan dua penampilan di Liga Inggris saat memasuki bulan Desember tahun lalu.
Kini ia harus bersaing ketat dengan nama-nama besar seperti Jude Bellingham dan Morgan Rogers di skuad Inggris.
Thomas Tuchel sendiri sebelumnya mengamati bahwa gerakan motorik Palmer mulai kembali normal pasca sembuh dari cedera pangkal paha.
Kenangan manis gol penyama kedudukan di final Euro 2024 menjadi bukti bahwa Palmer adalah pemain untuk laga besar.
Cole Palmer mengalami penurunan produktivitas gol secara signifikan musim ini akibat rentetan cedera hamstring dan pangkal paha yang menghambat menit bermainnya sejak akhir tahun lalu.
Meski demikian, kontribusinya di masa lalu, termasuk gol di final Euro 2024, membuat tim kepelatihan yakin ia tetap menjadi aset vital bagi tim nasional di kejuaraan dunia.
