Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:22 WIB
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
Pelatih timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino (FIFA)
baca 10 detik
  • Mauricio Pochettino berkomitmen mengubah tekanan tuan rumah menjadi energi positif bagi pemain.

  • Fokus utama tim nasional Amerika Serikat adalah membangun identitas kolektif dan struktur kuat.

  • Piala Dunia 2026 ditargetkan meninggalkan warisan emosional yang mendalam bagi masyarakat Amerika.

Suara.com - Ambisi besar menyelimuti timnas Amerika Serikat yang menargetkan prestasi melampaui sekadar partisipasi di Piala Dunia 2026.

Pelatih Mauricio Pochettino kini memikul tugas berat untuk menyatukan bakat individu menjadi kekuatan kolektif yang solid di lapangan.

Ekspektasi publik yang masif justru dipandang sebagai amunisi tambahan bagi skuat Negeri Paman Sam untuk menunjukkan taringnya.

Para pemain Timnas Amerika Serikat. [JOSE JORDAN / AFP]
Para pemain Timnas Amerika Serikat. [JOSE JORDAN / AFP]

Pochettino menekankan bahwa identitas tim harus mencerminkan mentalitas pemenang yang menjadi ciri khas budaya masyarakat Amerika Serikat.

Kesuksesan di turnamen ini diharapkan mampu meninggalkan warisan emosional dan struktural bagi perkembangan sepak bola domestik di masa depan.

Dalam wawancara bersama FIFA, Pochettino sadar betul bahwa tanggung jawab yang ia emban saat ini mencakup seluruh aspek manajerial sepak bola.

Ia dituntut untuk menciptakan harmoni antara kemampuan teknis pemain dengan budaya sepak bola yang terus berkembang pesat.

Para pemain timnas Amerika Serikat merayakan gol Gyasi Zardes (keempat kiri) setelah mencetak gol ke gawang Qatar di laga semifinal Piala Emas Concacaf 2021 di Q2 stadium, Austin, Texas. 29 Juli 2021. Frederic J. BROWN / AFP
Para pemain timnas Amerika Serikat merayakan gol Gyasi Zardes (keempat kiri) setelah mencetak gol ke gawang Qatar di laga semifinal Piala Emas Concacaf 2021 di Q2 stadium, Austin, Texas. 29 Juli 2021. Frederic J. BROWN / AFP

"Sebagai pelatih USA, saya diharapkan bertanggung jawab atas segala hal terkait sepak bola — saya bertanggung jawab untuk mengendalikan, mengelola, dan menyiapkan identitas tim ini... mengenal budaya negara ini. Jadi tanggung jawabnya sangat besar. Karena ini adalah tanggung jawab di mana orang-orang perlu mengidentifikasi diri mereka dengan apa yang mereka lihat di lapangan, dengan apa yang dihasilkan para pemain, dan ini berlaku bagi setiap pelatih yang menerima tantangan dalam skala sebesar ini, sebuah tanggung jawab yang sangat besar," ungkapnya.

Perkembangan sepak bola Amerika Serikat sejak 1994 dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan minat generasi muda saat ini.

baca juga

Kehadiran bintang-bintang besar di liga domestik turut memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk menekuni olahraga kulit bundar tersebut.

Meskipun baru menjabat sejak September 2024, Pochettino mengklaim telah banyak belajar mengenai karakteristik skuat asuhannya.

Waktu yang terbatas tidak menjadi penghalang bagi staf kepelatihan untuk menanamkan filosofi bermain yang diinginkan kepada para pemain.

"Saya telah belajar banyak dalam hampir satu setengah tahun kami berada di sini. Ini adalah sebuah tantangan, datang ke sini tanpa banyak waktu, karena biasanya siklus di tim nasional adalah empat tahun. Karena apa yang terjadi, saya harus mengambil alih dengan waktu yang sangat sedikit, sangat sedikit pertandingan, sangat sedikit sesi latihan, untuk bisa mengobservasi dan memiliki pengetahuan tertentu yang harus dimiliki," jelas pelatih asal Argentina tersebut.

Kerja sama yang baik antara pemain dan federasi diakui mempermudah proses transisi kepemimpinan di dalam tim nasional.

Kini fokus utama adalah menyelaraskan nilai-nilai kompetitif negara ke dalam performa nyata saat menghadapi lawan-lawan tangguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026

Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:04 WIB

Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet

Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:03 WIB

Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:47 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×