Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
Kiper Timnas Jepang, Zion Suzuki tampil pada laga Piala Asia 2023 kontra Irak di Stadion Education City, Doha, Qatar, Jumat (19/1/2024) malam WIB. [HECTOR RETAMAL / AFP]
baca 10 detik
  • Zion Suzuki berkomitmen membawa stabilitas pertahanan bagi Timnas Jepang melalui kekuatan mentalitas baru.

  • Pengalaman bermain di Serie A Italia meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan Suzuki di lapangan.

  • Suzuki telah pulih dari cedera tangan dan siap mengawal gawang Jepang di Piala Dunia.

Suara.com - Zion Suzuki kini mengemban misi besar untuk memberikan rasa aman yang konsisten di bawah mistar gawang Timnas Jepang di Piala Dunia 2026.

Penjaga gawang Parma ini terus menunjukkan kematangan performa setelah melewati berbagai ujian berat di kompetisi Eropa.

Kepercayaan diri Suzuki menjadi fondasi utama dalam menjaga ambisi Jepang untuk bersinar di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki berusaha menangkap tendangan pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki berusaha menangkap tendangan pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia kini diproyeksikan menjadi pilar pertahanan utama tim berjuluk Samurai Biru tersebut untuk satu dekade mendatang.

Evolusi permainannya terlihat jelas dari cara ia mengambil keputusan krusial di saat-saat paling genting dalam pertandingan.

Perjalanan karier pemain berusia 23 tahun ini tidak selalu berjalan mulus terutama saat ia memulai debutnya.

“Pada awalnya, saya membuat serangkaian kesalahan dan menunjukkan kurangnya pengalaman saya sebagai kiper pilihan pertama Jepang,” kata Suzuki kepada FIFA.

Trio bek Jepang, Koki Machida, Ko Itakura dan Taniguchi ditambah kiper Zion Suzuki jadi jaminan mutu. [Instagram]
Trio bek Jepang, Koki Machida, Ko Itakura dan Taniguchi ditambah kiper Zion Suzuki jadi jaminan mutu. [Instagram]

Momentum di AFC Asian Cup menjadi titik balik penting meskipun kemampuannya sempat diragukan oleh banyak pihak luar.

Kritik tajam mengenai antisipasi bola silang justru menjadi bahan bakar utama baginya untuk terus mengasah kualitas teknis.

baca juga

“Sekarang, saya merasa bisa membawa rasa stabil ke dalam tim melalui mentalitas saya,” tambahnya.

Karier Suzuki di Serie A Italia telah membentuk ketangguhan mental yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Pelajaran berharga didapatnya saat harus menepi akibat cedera patah tangan kiri ketika menghadapi raksasa AC Milan.

“Bagian tersulit adalah ketika saya kembali ke lapangan. Butuh waktu untuk mendapatkan kembali perasaan saya,” ujar Suzuki.

Proses pemulihan yang panjang sempat menimbulkan keraguan mengenai kesiapannya menghadapi jadwal padat di kancah internasional.

Namun, penampilan impresif dalam laga uji coba melawan tim-tim Eropa membuktikan bahwa ia telah kembali pulih.

Keberhasilan menjaga gawang tetap bersih saat melawan tim kuat memberikan suntikan moral yang sangat signifikan bagi Suzuki.

Jepang sendiri dijadwalkan akan bersaing sengit di Grup F melawan Belanda, Tunisia, dan juga Swedia.

“Bermain untuk Jepang adalah motivasi terbesar saya. Bisa tampil di bawah tekanan, dengan hasil yang diharapkan dari kami, adalah sesuatu yang sangat saya nantikan,” tegasnya.

Visi Suzuki sebagai kiper modern bukan lagi soal pamer aksi heroik yang terlihat mencolok di kamera.

Ia lebih memilih untuk fokus pada aspek fundamental yang memberikan ketenangan bagi seluruh rekan setimnya di lapangan.

Bagi Suzuki, konsistensi melakukan hal-hal sederhana dengan benar adalah kunci utama menjadi kiper kelas dunia sejati.

“Tentu saja, penyelamatan besar itu penting, tetapi di atas segalanya saya ingin menjadi penjaga gawang yang membawa stabilitas bagi tim. Melakukan hal-hal sederhana dengan baik, secara konsisten. Bermain dengan tekad untuk tidak kebobolan. Saya percaya itulah yang pada akhirnya menginspirasi mereka yang menonton,” tutup Suzuki.

Kini ia berdiri sebagai benteng terakhir yang siap mempertaruhkan segalanya demi kejayaan sepak bola Jepang di masa depan.

Pengalaman pahit dan cedera telah menempanya menjadi sosok yang jauh lebih siap secara fisik maupun psikologis.

Dunia kini menanti bagaimana aksi Suzuki dalam membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu kiper terbaik di Asia.

Zion Suzuki merupakan kiper muda berbakat yang berkarier di Parma, Serie A, setelah sebelumnya membela klub di Liga Belgia.

Kariernya di timnas Jepang sempat diwarnai pro dan kontra akibat beberapa blunder di Piala Asia, namun pelatih Hajime Moriyasu tetap memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

Cedera tangan yang dialaminya pada akhir 2025 sempat mengancam posisinya, namun ia berhasil bangkit tepat waktu sebelum kualifikasi krusial Piala Dunia 2026 dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:48 WIB

Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:22 WIB

Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026

Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×