-
Iran tiba di Amerika Serikat 14 hari sebelum Piala Dunia untuk optimasi adaptasi pemain.
-
Timnas Iran akan menjalani pemusatan latihan di Turki sebelum terbang ke Amerika Serikat.
-
Skuad asuhan Amir Ghalenoei dijadwalkan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di fase grup.
Suara.com - Timnas Iran memutuskan untuk mendarat di Amerika Serikat dua minggu sebelum upacara pembukaan Piala Dunia 2026 dimulai.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan para pemain memiliki waktu adaptasi yang cukup dengan atmosfer dan iklim di negara tuan rumah.
Kehadiran lebih awal ini menjadi sinyal serius bahwa Iran tidak ingin hanya sekadar menjadi tim pelengkap dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Pelatih kepala Amir Ghalenoei menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi prioritas utama sebelum mereka melakoni laga perdana di Los Angeles.
Federasi sepak bola setempat kini sedang merancang jadwal ketat agar program tersebut berjalan sesuai dengan target performa tim.
Amir Ghalenoei menyatakan bahwa manajemen waktu yang tepat akan menjadi kunci keberhasilan anak asuhnya saat bertanding di lapangan hijau nanti.
"Ghalenoei mengatakan rencana persiapan tersebut akan membantu tim tampil kuat di Piala Dunia," lapor media lokal Iran.

Pelatih tersebut juga menambahkan bahwa skuadnya masih memerlukan beberapa pertandingan persahabatan tingkat tinggi sebagai ajang pemanasan pemain.
"Iran masih perlu mengatur dua atau tiga pertandingan pemanasan berkualitas tinggi," tambah Ghalenoei dalam wawancara tersebut.
Pertandingan uji coba ini sangat krusial untuk menguji taktik dan kekompakan tim sebelum menghadapi lawan-lawan berat di fase grup.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, rombongan tim nasional dijadwalkan terbang menuju Turki pada tanggal 16 Mei mendatang.
Mereka akan menetap di Turki selama dua pekan untuk menjalani pemusatan latihan intensif sebelum melanjutkan perjalanan ke benua Amerika.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian persiapan yang telah direncanakan oleh tim kepelatihan.
"Mehdi Taj, presiden Federasi Sepak Bola Iran, mengatakan mereka berupaya membuat keputusan terbaik mengenai partisipasi di Piala Dunia."
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen federasi dalam menyediakan fasilitas dan program terbaik bagi kemajuan prestasi sepak bola nasional mereka.
Iran tergabung dalam Grup G yang menuntut kewaspadaan tinggi karena dihuni oleh negara-negara dengan kekuatan sepak bola yang kompetitif.
Perjuangan mereka akan diawali dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada tanggal 15 Juni 2026.
Setelah itu, tantangan besar menanti saat Iran harus meladeni kekuatan tim nasional Belgia di lokasi yang sama pada 21 Juni.
Pertandingan terakhir babak penyisihan grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir yang dijadwalkan berlangsung di Seattle pada 26 Juni.
Setiap laga di fase grup ini akan sangat menentukan langkah Iran untuk bisa melaju ke babak gugur di turnamen antarnegara tersebut.
Piala Dunia FIFA 2026 merupakan edisi perdana yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Turnamen ini akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli dengan format yang lebih besar dan jumlah peserta yang lebih banyak.
Iran berusaha memperbaiki catatan prestasi mereka di kancah global setelah konsisten menjadi kekuatan utama sepak bola di wilayah Asia dalam beberapa dekade terakhir.
