-
Persib Bandung wajib menang lawan Persija Jakarta demi mengamankan gelar juara BRI Super League.
-
Manajer Umuh Muchtar melabeli duel kontra Persija sebagai partai final yang sangat menentukan.
-
Ribuan Bobotoh memberikan suntikan motivasi besar saat sesi latihan Persib di Stadion GBLA.
Suara.com - Laga bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta kini menjadi penentu gelar juara.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, menuntut para pemain untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di Stadion Segiri, Samarinda.
Pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 ini bukan sekadar gengsi melainkan laga hidup mati.
![Hasil Super League: Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5/2026) sore WIB. [Dok. IG Persib Bandung]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/04/64007-adam-alis-persib-bandung-vs-psim-yogyakarta.jpg)
Persib saat ini sedang berupaya keras melepaskan diri dari kejaran poin ketat Borneo FC di klasemen.
Hanya kemenangan yang mampu menjamin posisi Maung Bandung tetap aman di jalur juara musim ini.
Umuh Muchtar menegaskan bahwa status pertandingan kali ini sudah setara dengan partai final bagi skuatnya.
Target yang dicanangkan manajemen sangat jelas yakni mengamankan sembilan poin dari tiga laga sisa musim.

"Betul, saya memberikan motivasi kepada anak-anak: ini final yang sebenarnya sekarang! Ini yang final untuk dengan Jakarta gitu," kata Umuh, Kamis (7/5/2026).
Kegagalan meraih poin penuh dalam laga ini akan berisiko besar bagi ambisi juara Persib Bandung.
"Jangan sampai kita draw, apalagi kalah, tidak ada saya bilang. Kita harus tiga kali ini menang, menang, menang! Jadi tidak ada sampai ada draw ya," tegasnya.
Semangat juang para penggawa Persib baru saja mendapatkan dorongan emosional dari para pendukung setia mereka.
Ribuan Bobotoh memadati sesi latihan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api guna memberikan dukungan moral.
Atmosfer haru dan kobaran semangat terlihat jelas saat tribun stadion dipenuhi spanduk serta nyala suar.
Kehadiran fisik suporter ini diharapkan menjadi katalisator bagi mentalitas pemain saat bertanding di luar kandang.
Umuh meyakini sinergi antara tim dan suporter akan membuahkan hasil positif pada laga di Samarinda.