Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB
Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot
Piala Dunia 2026 (FIFA)
baca 10 detik
  • AS menghapus deposit visa $15.000 bagi suporter Piala Dunia yang memiliki tiket resmi.

  • FIFA memuji kerja sama Gedung Putih dalam memudahkan akses bagi penggemar sepak bola global.

  • Meski ada pelonggaran, suporter asal Iran dan Haiti tetap dilarang masuk ke Amerika.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat akhirnya melonggarkan jeratan finansial bagi suporter sepak bola dari 50 negara dengan menghapus kewajiban deposit visa senilai 15.000 dolar AS. Kebijakan ini khusus menyasar para penggemar yang memegang tiket Piala Dunia 2026 resmi pertandingan guna menjamin kelancaran turnamen akbar di Amerika Utara tersebut.

Langkah pragmatis ini menandai pergeseran sementara dari doktrin imigrasi ketat yang selama ini menjadi wajah pemerintahan Trump di panggung internasional. Keputusan tersebut tidak hanya menguntungkan mobilitas suporter, tetapi juga menyelamatkan citra AS sebagai tuan rumah yang inklusif di mata FIFA.

Dampaknya sangat signifikan bagi negara-negara seperti Aljazair, Cabo Verde, Pantai Gading, Senegal, dan Tunisia yang telah mengamankan tempat di putaran final. Kehadiran ribuan suporter dari negara-negara tersebut kini tidak lagi terhambat oleh beban jaminan uang tunai yang setara dengan ratusan juta rupiah.

Profil Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026: kekuatan skuad, taktik Luis de la Fuente, hingga peran Lamine Yamal dan Rodri dalam ambisi La Roja. [Dok. IG sefutbol]
Profil Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026: kekuatan skuad, taktik Luis de la Fuente, hingga peran Lamine Yamal dan Rodri dalam ambisi La Roja. [Dok. IG sefutbol]

"Kami membebaskan obligasi visa bagi penggemar yang memenuhi syarat yang membeli tiket Piala Dunia," kata Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Konsuler Mora Namdar dalam sebuah pernyataan kepada BBC.

Ketentuan deposit yang mulai berlaku tahun lalu ini awalnya dirancang untuk menekan angka pelanggaran izin tinggal oleh warga asing. Namun, desakan kebutuhan operasional Piala Dunia memaksa otoritas terkait untuk memberikan pengecualian khusus bagi pemegang tiket terverifikasi.

Sebelumnya, kelonggaran ini hanya dinikmati oleh jajaran pemain dan staf pelatih yang terlibat langsung dalam kompetisi. Baru pada hari Rabu kemarin, hak istimewa tersebut diperluas kepada penonton biasa yang bisa membuktikan kepemilikan tiket mereka.

Program percontohan selama 12 bulan yang dimulai Agustus lalu merupakan bagian dari pengetatan pengawasan imigrasi secara menyeluruh. Departemen Luar Negeri mengklaim kebijakan deposit bertujuan menyaring pelancong dari negara-negara yang data verifikasinya dianggap kurang memadai.

Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]
Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]

Dalam sebuah pernyataan, FIFA mengatakan pengumuman tersebut menunjukkan kolaborasi berkelanjutan dengan Gedung Putih "untuk menghadirkan acara global yang sukses, memecahkan rekor, dan tak terlupakan."

Induk organisasi sepak bola dunia tersebut menyambut baik kompromi ini demi memastikan stadion-stadion di AS tetap penuh sesak oleh pendukung internasional. "Kami berterima kasih kepada Pemerintah atas kemitraan yang berkelanjutan," tambah pihak FIFA.

baca juga

Meski ada pelonggaran bagi 50 negara, warga dari Iran dan Haiti tetap berada dalam daftar cekal dan dilarang masuk ke wilayah AS. Pengecualian di negara tersebut hanya berlaku bagi atlet dan pelatih, sementara pendukung mereka tetap tidak memiliki akses masuk.

Ironisnya, suporter dari Pantai Gading dan Senegal tetap harus menghadapi pembatasan parsial akibat perluasan aturan larangan perjalanan. Selain beban finansial, pemerintah AS juga mewajibkan penyerahan riwayat media sosial selama lima tahun terakhir bagi para turis.

Kebijakan ini memicu gelombang protes dari organisasi pembela hak asasi manusia yang melihat adanya risiko pemantauan berlebihan. Para aktivis memperingatkan bahwa prosedur ini bisa berujung pada diskriminasi rasial, penangkapan sepihak, hingga pengawasan ketat terhadap privasi pengunjung.

Piala Dunia mendatang akan diselenggarakan secara kolaboratif oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai tanggal 11 Juni. Kebijakan deposit visa $15.000 sebelumnya menjadi hambatan besar bagi penggemar dari negara berkembang untuk mendukung tim nasional mereka secara langsung di stadion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.

Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Agustn Delgado, Pelopor Kebangkitan Ekuador di Piala Dunia

Mengenal Agustn Delgado, Pelopor Kebangkitan Ekuador di Piala Dunia

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:41 WIB

AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa

AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:27 WIB

Terkini

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

×