Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia, . [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Pertamina Lubricants menyatakan perusahaan belum berencana menaikkan harga jual pelumas.
  • Kebijakan harga tersebut dipengaruhi oleh tren penurunan harga minyak mentah global, kondisi pasar, dan upaya menjaga daya beli masyarakat Indonesia.
  • Pertamina Lubricants mengandalkan tiga pabrik berteknologi modern di Jakarta, Gresik, dan Cilacap dengan total kapasitas produksi mencapai 470.000 kiloliter per tahun.

Suara.com - PT Pertamina Lubricants berharap tren penurunan harga minyak mentah belakangan ini dapat menjaga stabilitas harga bahan baku pelumas. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu menaikkan lagi harga jual oli ke tingkat konsumen.

Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia, menjelaskan bahwa pergerakan harga pelumas nasional sangat dipengaruhi oleh pasokan bahan baku, dinamika geopolitik global, serta biaya logistik.

"Harapannya justru dengan harga crude yang mulai trennya turun, semoga kami juga bisa menyesuaikan. Saat ini kami belum merencanakan kenaikan harga," ujar Rika di Pertamina Lubricants Production Unit Jakarta, Jakarta Utara pada Rabu (12/8/2026). 

Penyesuaian harga pelumas terakhir kali dilakukan secara nasional oleh pelaku industri, termasuk Pertamina Lubricants, pada 2 Juli lalu. Sejak saat itu, harga jual produk pelumas Pertamina dipertahankan pada level stabil.

Rika menambahkan, selain faktor biaya produksi dan pasokan bahan baku, Pertamina Lubricants turut mempertimbangkan kondisi pasar serta daya beli masyarakat dalam menetapkan kebijakan harga.

"Dalam menentukan pricing, kami mempertimbangkan konsumen dan memperhatikan daya beli masyarakat. Harapannya tidak ada dinamika geopolitik baru yang kembali memicu lonjakan harga bahan baku," katanya.

Untuk mempertahankan daya saing, Pertamina Lubricants mengandalkan produksi dari fasilitas yang dimiliki sendiri.

Secara nasional, perusahaan memiliki tiga pabrik pelumas yang berlokasi di Jakarta, Gresik, dan Cilacap sebagai pusat produksi untuk memenuhi permintaan pasar.

Production Unit Jakarta menjadi fasilitas produksi terbesar milik Pertamina Lubricants dengan kapasitas mencapai 270.000 kiloliter pelumas per tahun. Sementara dari ketiga pabrik total produksi mencapai 470.000 kiloliter per tahun.

baca juga
Production Unit Jakarta menjadi fasilitas produksi terbesar milik Pertamina Lubricants dengan kapasitas mencapai 270.000 kiloliter pelumas per tahun. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Production Unit Jakarta menjadi fasilitas produksi terbesar milik Pertamina Lubricants dengan kapasitas mencapai 270.000 kiloliter pelumas per tahun. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Perusahaan juga menerapkan sistem produksi yang didominasi proses otomatis dengan dukungan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi, menjaga konsistensi kualitas, serta mendukung kapasitas produksi yang besar.

Manager Production Pertamina Lubricants Unit Jakarta, Dody Arief Aditya menambahkan volume ekspor pelumas perusahaan mencapai sekitar 11.000 kiloliter per tahun atau berkontribusi sekitar 3 persen terhadap total penjualan.

“Sekitar 11.000 KL untuk ekspor per tahunnya,” ujar Dody.

Ia menambahkan, penggunaan teknologi modern di fasilitas produksi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung ekspansi pasar global. Proses produksi, mulai dari pencampuran bahan hingga pengisian kemasan, telah menggunakan sistem otomatisasi.

“Teknologi yang modern ini yang pertama akan menjamin kualitas produk yang kita produksi. Dengan teknologi yang serba otomatis itu, tingkat akurasi proses produksi kita, kontaminasi produk, itu bisa kita cegah,” jelasnya.

Menurut Dody, otomatisasi juga membuat kapasitas produksi menjadi lebih besar dibandingkan metode konvensional. Saat ini, kapasitas produksi pelumas mencapai 270 juta liter, sedangkan produk grease mencapai 8.000 metrik ton.

“Harapan kami produk-produk yang kita produksi itu secara kualitas dijamin stabil dan kita menerapkan berbagai standar testing dan metode uji kualitas skala internasional di Production Unit Jakarta,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan

Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:50 WIB

Kolaborasi Pertamina Lubricants dan ITS, Hadirkan Dua Mobil Hemat Energi dengan Mesin Mio

Kolaborasi Pertamina Lubricants dan ITS, Hadirkan Dua Mobil Hemat Energi dengan Mesin Mio

Otomotif | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:13 WIB

Pelumas Fastron Diesel 5W-30 Diluncurkan di GIIAS 2025, Untuk Mobil Diesel Bermesin Turbo

Pelumas Fastron Diesel 5W-30 Diluncurkan di GIIAS 2025, Untuk Mobil Diesel Bermesin Turbo

Otomotif | Jum'at, 25 Juli 2025 | 22:17 WIB

Pertamina Lubricants Dukung Tim Balap Lamborghini di GT World Challenge Asia Mandalika

Pertamina Lubricants Dukung Tim Balap Lamborghini di GT World Challenge Asia Mandalika

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 20:19 WIB

Pemudik Motor Jalur Pantura, Silakan Beristirahat di Lesehan Enduro

Pemudik Motor Jalur Pantura, Silakan Beristirahat di Lesehan Enduro

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×