- Arsenal resmi menjuarai Premier League musim 2025/2026, mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun sejak era Invincibles.
- Pelatih Mikel Arteta membawa Arsenal menjadi juara melalui strategi pertahanan solid dan efektivitas mencetak gol bola mati.
- Dominasi Arsenal dibuktikan dengan catatan kebobolan paling sedikit di liga serta keberhasilan meraih 19 clean sheet musim ini.
Secara keseluruhan, Arsenal mengoleksi 35 gol dari bola mati di semua kompetisi musim ini, mendekati rekor tim-tim elite asuhan Jose Mourinho.
Fondasi Baru Menuju Era Dominasi
Keberhasilan ini membuktikan bahwa organisasi permainan dan kedisiplinan bertahan tetap menjadi elemen penting untuk memenangkan kompetisi.
Banyak tim lebih fokus pada kualitas menyerang, tetapi Arsenal menunjukkan bahwa pertahanan solid mampu menjadi fondasi juara.
Kini, tantangan berikutnya bagi Arteta adalah membawa Arsenal naik ke level lebih tinggi dengan menggabungkan pertahanan disiplin dan kreativitas menyerang.
Ia diharapkan mampu memaksimalkan potensi pemain kreatif seperti Martin Odegaard, Bukayo Saka, dan Kai Havertz agar permainan Arsenal semakin dominan.
Bagi para suporter yang tumbuh di era Arsene Wenger, keberhasilan ini menjadi awal harapan baru untuk melihat Arsenal kembali mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa.
Era Arteta Baru Saja Dimulai
Gelar Premier League musim ini menjadi sinyal kuat bahwa era Mikel Arteta baru saja dimulai di Emirates Stadium.
Dengan masa depan Guardiola di Manchester City yang mulai tidak pasti, Arsenal kini berada di posisi ideal untuk membangun dinasti baru.
Sementara itu, rival-rival besar seperti Liverpool, Chelsea, dan Manchester United masih berada dalam fase transisi.
Prestasi ini juga menjadi pemicu semangat bagi para pemain Arsenal agar tidak cepat puas dengan satu trofi saja.
Setelah memastikan gelar liga, fokus Arsenal kini tertuju pada upaya meraih trofi Eropa demi menyempurnakan musim bersejarah mereka.