- Arsenal resmi menjuarai Liga Inggris pada Rabu, 20 Mei 2026, setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth.
- Gelar ini mengakhiri penantian 22 tahun Arsenal sekaligus menjadi trofi Liga Inggris ke-14 sepanjang sejarah klub tersebut.
- Hasil imbang di Stadion Vitality memastikan Manchester City tidak dapat mengejar selisih poin Arsenal di klasemen Liga Inggris.
Suara.com - Arsenal menjuarai Liga Inggris setelah pesaing terdekat Manchester City diimbanig Bournemouth 1-1 di Stadion Vitality, Bournemouth, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan Arsenal menjuarai Liga Inggris menyudahi penantian 22 tahun setelah terakhir kali menjuarai liga pada 2004, demikian catatan Premier League.
Ini gelar juara Liga Inggris ke-14 Arsenal dan yang keempat selama era Premier League.
Sebagai rival, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengucapkan selamat kepada The Gunners.
"(Saya perlu) mengucapkan selamat kepada Arsenal, Mikel dan staf pelatih, para penggemar atas gelar Liga Premier yang memang pantas mereka dapatkan," kata dia melansir Express.
Sementara dalam laga dini hari tadi, Bournemouth unggul lebih dahulu melalui Eli Junior Kroupi, sebelum City menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland.
Hasil ini membuat City menempati peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan 78 poin dari 37 laga, terpaut empat poin dari Arsenal sehingga tak mungkin lagi dikejar City.
Bournemouth berada di peringkat keenam dengan 58 poin dari 37 pertandingan, terpaut tiga poin dari zona Liga Champions.
City memberikan ancaman pertamanya melalui tendangan Jeremy Doku yang dihalau kiper Bournemouth Djordje Petrovic.
Penyerang sayap City Antoine Semenyo membobol gawang dari Bournemouth, namun tidak disahkan wasit karena offside.
Giliran Abdukodir Khusanov yang berupaya membawa City unggul, namun tendangannya tak menemui sasaran.
Meski ditekan, Bournemouth unggul lebih dahulu pada menit ke-38 dari gol yang dicetak Eli Junior.
Pada babak kedua, City kembali mengambil inisiatif menyerang dan menciptakan peluang dari tembakan Nico O'Reilly yang diselamatkan Petrovic.
Bournemouth sesekali mengancam gawang City, salah satunya melalui tendangan David Brooks yang dimentahkan oleh Gianluigi Donnarumma.
Brooks kembali berpeluangmembawa Bournemouth menggandakan keunggulan, tetapi tendangannya membentur tiang gawang.