- Arsenal resmi menjadi juara Premier League setelah Manchester City meraih hasil imbang melawan Bournemouth pada musim kompetisi ini.
- Para pemain Arsenal membangun kekuatan melalui kegiatan religius rutin seperti berdoa dan membaca Alkitab bersama sebelum pertandingan.
- Kelompok Bible Brothers yang beranggotakan sepuluh pemain menciptakan kedekatan emosional dan mental untuk memperkuat performa skuad di lapangan.
Suara.com - Arsenal akhirnya mengakhiri puasa panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Premier League.
Arsenal juara Liga Inggris setelah Manchester City terpeleset saat menghadapi Bournemouth. Anak asuh Pep Guardiola itu hanya mampu bermain imbang 1-1.
Banyak faktor yang membuat Arsenal bisa menjadi juara Premier League musim ini, salah satu faktornya ialah sisi religius para pemain.
Kekuatan Arsenal diyakini tak hanya berasal dari taktik cerdas Mikel Arteta dan kualitas para pemain namun juga sisi religius.
Laporan The Athletic beberapa waktu lalu mengungkap para pemain Arsenal rutin berdoa dan belajar Alkitab bersama sebelum pertandingan.
Winger Arsenal, Noni Madueke, mengungkapkan bahwa kebersamaan spiritual itu menjadi sumber kekuatan utama skuad asuhan Mikel Arteta.
![Klub London Utara, Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Premier League. [@premierleague]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/20/97811-arsenal.jpg)
“Kami percaya Tuhan bertarung bersama kami di lapangan. Itu membuat kami semakin dekat satu sama lain,” kata Madueke kepada Premier League.
Noni Madueke jadi salah satu pemain paling religius di Arsenal yang disebut oleh fans sebagai Bible Brothers.
Menurut Madueke, sekitar 10 pemain Arsenal rutin berkumpul sebelum pertandingan maupun di hotel tim untuk berdoa bersama, membahas ayat Alkitab, hingga saling mendukung secara mental.
“Bukan hanya berdoa, kami juga saling mengecek keadaan satu sama lain, mendukung dan mendoakan bersama,” katanya.
Kelompok Bible Brothers Arsenal diisi sejumlah nama besar seperti Bukayo Saka, Jurrien Timber, Eberechi Eze hingga Gabriel Jesus.
Timber bahkan mendapat julukan Pastor Timber dari fans Arsenal karena kerap mengunggah ayat Alkitab di media sosial sebelum pertandingan.
“Iman adalah cara hidup saya. Kami berdoa bersama sebelum laga dan itu menciptakan persatuan di dalam tim,” kata Timber.
Sementara itu, pemain Arsenal lain, Eberechi Eze juga menegaskan bahwa iman Kristennya menjadi fondasi utama dalam menghadapi tekanan sebagai pesepak bola profesional.
“Sepak bola bisa sangat intens dan mudah membuat seseorang terbawa suasana. Iman membantu saya tetap fokus dan melihat bahwa ada tujuan yang lebih besar,” kata Eze.