-
Juara Liga Inggris Arsenal diproyeksikan mengantongi pendapatan hak siar sebesar Rp1,26 triliun musim ini.
-
Keberhasilan memutus puasa gelar 22 tahun menggaransi tiket otomatis Arsenal ke Liga Champions.
-
Hak mengenakan lencana emas pada jersey menjadi privilese baru Arsenal untuk musim depan.
Suara.com - Dahaga panjang publik London Utara akhirnya terbayar lunas setelah Arsenal mengamankan takhta tertinggi sepak bola Liga Inggris musim ini.
Kepastian gelar juara tersebut mengakhiri penantian panjang selama lebih dari dua dekade yang penuh dengan air mata kekecewaan.
Keberhasilan ini tidak hanya mengembalikan kejayaan historis klub, tetapi juga membuka keran pendapatan finansial yang sangat masif.
![Legenda Arsenal, Arsene Wenger buka suara soal mantan klubnya yang sukses melaju ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/06/18744-arsenal.jpg)
Sebagai penguasa baru, skuad asuhan Mikel Arteta langsung dihadapkan pada gelontoran dana segar melimpah serta berbagai hak istimewa eksklusif.
Pihak penyelenggara liga dipastikan siap menyerahkan trofi ikonik Premier League berhiaskan pita merah-putih khas Meriam London.
Selain lambang supremasi tersebut, sebanyak 40 keping medali emas resmi akan dibagikan kepada jajaran pemain dan staf kepelatihan.
Trofi Premier League yang memiliki berat mencapai 25,4 kilogram ini menyimpan filosofi mendalam mengenai kekuatan sepak bola Inggris.
Dua singa terukir pada bagian pegangan, sementara kapten tim yang mengangkatnya akan melambangkan sosok singa ketiga.

Prosesi penyerahan piala sakral tersebut dijadwalkan berlangsung meriah setelah laga pekan pemungkas kontra Crystal Palace diselenggarakan.
Kendati demikian, regulasi ketat tetap berlaku bagi penggawa Meriam London yang ingin mendapatkan medali juara secara otomatis.
Setiap pemain diwajibkan mencatatkan minimal lima penampilan sepanjang musim kompetisi berjalan agar berhak mengalungkan medali.
Jika kuota yang disediakan tidak mencukupi, manajemen Arsenal diperbolehkan mengajukan permohonan tambahan kepada otoritas liga.
Secara finansial, kendati Premier League tidak memberi bonus uang tunai khusus bagi peringkat pertama, pundi-pundi klub tetap melonjak.
Sistem pembayaran berbasis posisi akhir klasemen menjadi mesin pembuat uang utama bagi klub yang bermarkas di Emirates Stadium ini.
Meriam London diproyeksikan meraup dana segar sekitar 53,1 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,26 triliun rupiah.
Lonjakan pendapatan ini dipastikan kian melambung seiring meningkatnya nilai tawar komersial dan daya tarik sponsor global mereka.
Meski begitu, manajemen juga harus bersiap mengucurkan bonus internal yang cukup besar bagi para pemain sesuai klausul kontrak.
Keuntungan olahraga lain yang langsung digenggam adalah tiket otomatis untuk berlaga di panggung kasta tertinggi UEFA Champions League.
Mereka juga dijadwalkan membuka kompetisi domestik baru dalam perebutan ajang bergengsi FA Community Shield di Cardiff mendatang.
Lebih dari itu, skuad London Utara kini memiliki hak eksklusif yang sangat prestisius pada seragam tempur mereka.
Mulai musim depan, lencana emas khusus Premier League akan terpasang gagah pada lengan jersey pertandingan Arsenal sepanjang tahun.
Atribut mewah ini menjadi penanda sahih bagi status mereka sebagai raja baru sepak bola Inggris yang tak terbantahkan.
Keberhasilan monumental ini menjadi akhir dari puasa gelar Liga Primer Inggris (EPL) yang sudah berlangsung selama 22 tahun.
Langkah Arsenal menuju tangga juara dipastikan secara dramatis setelah rival terdekat mereka, Manchester City, gagal meraih poin penuh.
The Citizens dipaksa bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas AFC Bournemouth pada Kamis dini hari WIB.
Hasil seri tersebut membuat selisih poin di klasemen sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh kompetitor terdekat mereka.