-
Inter Miami sedang mengupayakan transfer Casemiro namun terbentur aturan hak prioritas milik LA Galaxy.
-
Slot pemain khusus Inter Miami sudah penuh terisi oleh Messi, De Paul, dan Berterame.
-
Casemiro akan berstatus bebas transfer setelah kontraknya dengan Manchester United habis akhir Juni.
Suara.com - Ambisi Inter Miami untuk menyatukan deretan megabintang sepak bola dunia kembali membentur dinding tebal regulasi internal kompetisi. Klub milik David Beckham tersebut kini harus memecahkan labirin birokrasi Major League Soccer (MLS) demi mengamankan tanda tangan gelandang bertahan Brasil, Casemiro.
Langkah ini menjadi ujian krusial bagi manajemen Miami dalam bermanuver di luar jalur finansial konvensional. Mereka dipaksa tunduk pada aturan domestik yang membatasi dominasi finansial sepihak di Amerika Serikat.
Kehadiran Casemiro diproyeksikan menjadi fondasi baru yang memperkokoh lini tengah skuad beralias The Herons. Sang pemain dikabarkan telah menetapkan Miami sebagai pelabuhan prioritas utamanya setelah meninggalkan Eropa.
![Gelandang Manchester United, Casemiro berlutut pada laga Liga Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, Manchester yang rampung Senin (4/3/2024) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/03/04/40804-casemiro-manchester-united.jpg)
Namun, kendala terbesar bukan datang dari nilai gaji melainkan jatah slot komparasi pemain bintang. Saat ini, Inter Miami sama sekali tidak menyisakan ruang untuk kategori Designated Player (DP) atau pemain khusus di luar pembatasan gaji.
Tiga slot finansial istimewa tersebut sudah terkunci rapat oleh kehadiran Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan Germán Berterame. Situasi ini memaksa manajemen memutar otak untuk menyodorkan kontrak dengan skema non-DP kepada sang gelandang.
Kendala administratif tidak berhenti di situ saja karena ada keterlibatan klub rival. Inter Miami wajib menyelesaikan sengketa discovery rights atau hak penemuan pemain yang saat ini dipegang oleh LA Galaxy.

Berdasarkan hukum MLS, klub yang mendaftarkan nama seorang pemain ke dalam daftar pemantauan khusus akan memiliki hak negosiasi utama. LA Galaxy telah mengamankan nama Casemiro lebih awal, yang secara otomatis mengunci pergerakan tim lain.
Kondisi tersebut melarang keras Inter Miami meresmikan Casemiro tanpa adanya kesepakatan kompensasi dengan kubu Los Angeles. Proses diplomasi antar-klub ini diprediksi akan berjalan alot menjelang bursa transfer musim panas.
Padahal, gelandang berusia 34 tahun itu dipastikan berstatus bebas agen setelah masa baktinya di Old Trafford selesai. Keputusan untuk menyudahi kontrak bersama Manchester United sudah ia bulatkan sejak awal tahun ini.
Jendela transfer sekunder sepak bola Amerika Serikat sendiri baru akan dibuka pada pertengahan Juli mendatang. Momentum ini bertepatan langsung dengan persiapan sang pemain yang juga masuk dalam skuad tim nasional Brasil.
Sebagai informasi, Casemiro telah mengumumkan rencana kepergiannya dari Manchester United sejak Januari lalu demi mencari tantangan baru. Kontrak resminya bersama raksasa Premier League tersebut dijadwalkan berakhir pada tanggal 30 Juni.
Sebelum Inter Miami melakukan pendekatan intensif, beberapa klub besar seperti Al Ittihad dari Arab Saudi juga sempat mengajukan ketertarikan resmi. Persaingan ketat ini menempatkan Amerika Serikat sebagai destinasi sepak bola yang kian kompetitif secara global.
Kini, kepastian kepindahan sang pemain bergantung sepenuhnya pada kemahiran Inter Miami dalam menegosiasikan hak prioritas rekrutmen tersebut. Jika gagal mencapai kesepakatan dengan LA Galaxy, ambisi besar mengumpulkan para mantan bintang Eropa di Florida terancam kandas.