Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia

Arief Apriadi

Rabu, 03 Juni 2026 | 20:30 WIB
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
Maroko datang ke Piala Dunia 2026 bukan lagi sebagai kuda hitam. Generasi emas baru dan revolusi taktik menjadikan Singa Atlas kandidat juara. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Maroko mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama di semifinal Piala Dunia 2022 dengan mengandalkan taktik pertahanan rapat.
  • Pelatih baru Mohamed Ouahbi kini mengusung gaya permainan lebih agresif dan dominan untuk menyambut turnamen Piala Dunia 2026.
  • Generasi baru seperti Brahim Diaz menjadi tumpuan Maroko dalam mengeksekusi strategi menyerang guna menghadapi persaingan level dunia.

Suara.com - Setelah perjalanan magis mereka pada Piala Dunia 2022 yang berakhir dengan pencapaian bersejarah di posisi keempat, Maroko memilih untuk tidak berpuas diri. Sebaliknya, mereka menuju Piala Dunia 2026 dengan skuad yang lebih segar dan filosofi permainan yang sepenuhnya baru.

Mustahil melupakan kisah dongeng Maroko di Piala Dunia 2022. Setelah mengejutkan Portugal di perempat final, mereka menjadi negara Afrika pertama yang berhasil mencapai semifinal turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Secara sensasional, mereka mengoleksi tiga kemenangan di putaran final 2022, lebih banyak dibanding gabungan kemenangan mereka dalam 16 pertandingan di lima edisi Piala Dunia sebelumnya.

Kala itu, Singa Atlas sangat mengandalkan kesolidan pertahanan. Mereka hanya kebobolan satu gol dalam perjalanan menuju semifinal, dan itu pun merupakan gol bunuh diri saat menghadapi Kanada.

Pesta Gol di Rabat! Maroko Hajar Niger dan Amankan Tiket ke Piala Dunia 2026 [@equipedumaroc]
Pesta Gol di Rabat! Maroko Hajar Niger dan Amankan Tiket ke Piala Dunia 2026 [@equipedumaroc]

Di bawah asuhan Walid Regragui, Maroko memanfaatkan gaya bermain pragmatis. Mereka memaksa lawan frustrasi menghadapi blok pertahanan rapat (low block), sebelum menghukum melalui serangan balik cepat dan permainan direct.

Di babak 16 besar, Spanyol mencatat lebih dari 1.000 sentuhan bola tanpa mampu melepaskan lebih dari satu tembakan tepat sasaran dalam hasil imbang 0-0, sebelum akhirnya tersingkir lewat adu penalti.

Portugal juga menjadi korban transisi cepat Maroko di perempat final, saat sundulan Youssef En-Nesyri memastikan kemenangan 1-0.

Evolusi Skuad dan Pergantian Generasi

Meski mempertahankan taktik lama masih menjadi opsi, Maroko yang kini menempati peringkat kedelapan dunia dalam ranking FIFA tampaknya memilih pendekatan yang lebih progresif untuk Piala Dunia 2026.

baca juga

Pilar-pilar sukses 2022 seperti Yassine Bounou, Achraf Hakimi, dan Noussair Mazraoui masih menjadi tulang punggung tim.

Namun, mereka kini mendapat dukungan generasi baru yang lebih kreatif, seperti Brahim Diaz, Neil El Aynaoui, dan Abde Ezzalzouli.

Maroko memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk membangun kolam talenta yang besar, mulai dari pembinaan lokal hingga integrasi pemain keturunan yang lahir di luar negeri.

Mereka juga menikmati hasil dari kesuksesan tim kelompok umur, mulai dari juara Piala Afrika U-23 2023, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, hingga juara Piala Dunia U-20 FIFA 2025.

Manajer tim U-20 yang sukses tersebut, Mohamed Ouahbi, kini dipercaya menangani tim senior setelah Walid Regragui mundur usai Piala Afrika (AFCON) 2025.

Saat membawa Maroko juara dunia U-20 di Chile, Ouahbi sebenarnya masih mengadopsi sebagian pendekatan pragmatis pendahulunya.

Tim asuhannya hanya mencatat rata-rata penguasaan bola 36 persen sepanjang turnamen dan bahkan hanya menguasai bola 25 persen saat menang 2-0 atas Argentina di final.

Taktik Lebih Agresif dan Dominan

Meski demikian, Maroko kini diperkirakan akan tampil jauh lebih proaktif. Penampilan mereka di AFCON 2025 menjadi indikator perubahan tersebut.

Bermain di hadapan publik sendiri, Maroko tampil sebagai unggulan utama dan mampu memenuhi ekspektasi. Walaupun gelar juara mereka sempat diwarnai kontroversi, statistik menunjukkan dominasi yang luar biasa.

Maroko mencatat sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan dengan 201 kali serta melepaskan 108 tembakan sepanjang turnamen. Perubahan paling mencolok dibanding Piala Dunia 2022 adalah keberanian mereka menekan lawan sejak awal pertandingan.

Maroko memulai pola permainan terbuka jauh lebih tinggi dari wilayah pertahanannya, menerapkan high press untuk merebut bola di area lawan.

Strategi agresif tersebut menghasilkan 52 high turnovers dan 12 di antaranya berujung menjadi tembakan, angka tertinggi sepanjang AFCON 2025.

Menariknya, pendekatan menyerang itu tidak mengurangi soliditas pertahanan. Mereka hanya menghadapi rata-rata 5,6 tembakan per pertandingan, menjadi yang terbaik di turnamen.

Namun, tantangan terbesar Maroko kini justru muncul saat menghadapi tim yang bermain sangat defensif. Mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan Tanzania meski menguasai bola hingga 72 persen.

Brahim Diaz hingga Neil El Aynaoui Jadi Senjata Baru

Sebagai mantan pelatih tim U-20, Ouahbi membawa banyak pemain muda ke skuad senior. Dari 23 pemain non-kiper yang dipanggil, hanya satu pemain yang berusia di atas 30 tahun, yakni Ayoub El Kaabi (32 tahun). Sebaliknya, delapan pemain berusia 23 tahun atau lebih muda.

Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, menjadi sorotan utama. Setelah mencetak tujuh gol di fase kualifikasi, ia juga keluar sebagai top skor AFCON 2025 dengan torehan lima gol.

Pergerakan direct dan kemampuannya memecah pertahanan lawan membuat Diaz menjadi ancaman utama. Ia bahkan menjadi pemain yang paling sering dilanggar sepanjang turnamen dengan 20 pelanggaran yang dimenangkan.

Selain Diaz, Maroko tetap mengandalkan Achraf Hakimi sebagai motor serangan dari sisi kanan. Namun, ancaman kini juga hadir dari sisi kiri berkat kehadiran Abde Ezzalzouli.

Di lini tengah, Neil El Aynaoui berkembang menjadi mesin permainan baru. Gelandang AS Roma tersebut tampil impresif berkat akurasi operan tinggi dan etos kerja luar biasa saat melakukan pressing.

Bukan Lagi Kuda Hitam

Skuad Maroko saat ini telah mengalami transformasi signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu. Generasi baru yang dibangun Mohamed Ouahbi tumbuh dalam atmosfer kemenangan dan ekspektasi tinggi.

Singa Atlas kini memiliki variasi taktik yang jauh lebih kaya dibandingkan saat mengejutkan dunia pada 2022. Laga fase grup melawan Brasil, Skotlandia, dan Haiti akan menjadi panggung pembuktian kualitas mereka.

Menurut prediksi superkomputer Opta, Maroko memiliki peluang 88,8 persen untuk lolos dari fase grup dan peluang 10,3 persen untuk kembali menembus semifinal.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Maroko mampu membuat kejutan. Pertanyaan sesungguhnya adalah apakah generasi emas baru Singa Atlas mampu memikul ekspektasi sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar

Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:17 WIB

Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026

Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:56 WIB

Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran

Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:16 WIB

Haiti Pesta Gol ke Gawang Selandia Baru, Menang Telak 4-0 Jelang Piala Dunia

Haiti Pesta Gol ke Gawang Selandia Baru, Menang Telak 4-0 Jelang Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:12 WIB

Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans

Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:37 WIB

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:29 WIB

Coach Sai Dong Bangga, 6 Bintang MLSC Surabaya Wakili Indonesia di Singa Cup 2026 Singapura

Coach Sai Dong Bangga, 6 Bintang MLSC Surabaya Wakili Indonesia di Singa Cup 2026 Singapura

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:16 WIB

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Foto | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

×