Rumput Rusak, Timnas Jepang Pindah Lokasi Latihan Jelang Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:46 WIB
Rumput Rusak, Timnas Jepang Pindah Lokasi Latihan Jelang Piala Dunia 2026
Timnas Jepang (JFA)
baca 10 detik
  • Jepang memindahkan lokasi latihan di Monterrey karena lapangan asli tidak rata dan berpasir.

  • Fasilitas Tigres UANL ditinggalkan dan latihan dialihkan ke pusat pelatihan Monterrey, El Barrial.

  • Insiden lapangan buruk ini viral dan memicu kritik keras dari netizen Meksiko.

Suara.com - Timnas Jepang terpaksa memindahkan lokasi latihan mereka di Monterrey menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Langkah darurat ini diambil setelah para pemain mengeluhkan kondisi permukaan lapangan yang tidak rata dan dipenuhi tanah.

Delegasi Samurai Blue memutuskan untuk meninggalkan fasilitas milik klub Liga MX, Tigres UANL, yang sempat digunakan pada Rabu. Mereka kini mengalihkan seluruh program persiapan ke El Barrial yang merupakan pusat pelatihan milik klub Monterrey.

Dikutip dari ESPN, pihak manajemen tim sendiri memilih bungkam dan tidak merinci alasan utama di balik pemindahan mendadak tersebut. Kendati demikian, sesi latihan di lokasi baru dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal pada Kamis sore waktu setempat.

Striker Jepang, Daichi Kamada akui mudah bikin gol indah ke gawang Timnas Indonesia. [Dok. IG Daichi Kamada]
Striker Jepang, Daichi Kamada akui mudah bikin gol indah ke gawang Timnas Indonesia. [Dok. IG Daichi Kamada]

Insiden memalukan terkait kesiapan infrastruktur ini langsung memicu kehebohan besar di jagat media sosial Meksiko.

Netizen setempat beramai-ramai melontarkan kritik tajam yang menyudutkan manajemen UANL Tigres karena dianggap gagal menyediakan fasilitas berstandar internasional.

Setelah merampungkan agenda darurat di Monterrey, skuad Jepang dijadwalkan segera terbang menuju Amerika Serikat.

Mereka akan mendirikan pemusatan latihan resmi di Nashville, Tennessee, dengan target kedatangan pada 8 Juni.

Timnas Jepang. (Dok. JFA)
Timnas Jepang. (Dok. JFA)

Langkah evakuasi tempat latihan ini diambil demi mematangkan taktik sebelum melakoni partai pembuka grup yang krusial. Tim Matahari Terbit berkomitmen menjaga fokus penuh anak asuhnya tanpa terganggu oleh masalah non-teknis.

Pertarungan sengit Jepang di fase grup Piala Dunia 2026 akan dimulai di Arlington, Texas, melawan Belanda pada 14 Juni. Selanjutnya, mereka harus kembali lagi ke Monterrey untuk menantang Tunisia pada 20 Juni mendatang.

baca juga

Petualangan babak penyisihan grup Samurai Blue akan ditutup kembali di Texas saat menghadapi kekuatan Swedia pada 25 Juni. Manajemen berharap adaptasi kilat di lapangan baru El Barrial bisa menjaga kebugaran fisik pemain secara optimal.

Pemindahan tempat latihan ini diharapkan menjadi solusi instan demi menghindari risiko cedera fatal sebelum turnamen resmi dimulai. Keamanan wilayah kerja lapangan dan kenyamanan performa atlet tetap menjadi prioritas utama federasi saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neymar Absen Laga Brasil vs Mesir, Fokus Pemulihan di New Jersey

Neymar Absen Laga Brasil vs Mesir, Fokus Pemulihan di New Jersey

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:28 WIB

FIFA Larang Penonton Piala Dunia 2026 Bawa Botol Minum ke Stadion

FIFA Larang Penonton Piala Dunia 2026 Bawa Botol Minum ke Stadion

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:16 WIB

Negara Apa yang Lolos Piala Dunia 2026? Ini Daftar 48 Tim yang Siap Bertanding

Negara Apa yang Lolos Piala Dunia 2026? Ini Daftar 48 Tim yang Siap Bertanding

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×