- Prediksi John Herdman terbukti tepat setelah Mozambik memberikan perlawanan sengit dan menyulitkan Timnas Indonesia meski akhirnya Garuda menang 1-0.
- Indonesia mendominasi permainan dengan 60 persen penguasaan bola dan 15 tembakan, tetapi masih memiliki masalah dalam penyelesaian akhir.
- Herdman memuji mentalitas tim saat mempertahankan keunggulan serta menyoroti kontribusi penting Elkan Baggott dan Joey Pelupessy.
Para pemain bergabung dengan tim nasional setelah melewati musim yang sangat panjang dan melelahkan bersama klub masing-masing di Eropa maupun liga domestik.
"Kami memperkirakan Mozambik akan datang sebagai tim yang terluka dan bermain dengan semangat besar, dan memang itu yang terjadi," ungkap mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.
Mozambik sendiri melepaskan tujuh tembakan ke arah gawang Indonesia, dengan dua di antaranya cukup membahayakan pertahanan yang dikawal Elkan Baggott.
Pujian untuk Lini Tengah dan Sektor Pertahanan
Meski ditekan dalam beberapa periode pertandingan, Herdman bangga karena para pemain tetap mampu menjaga organisasi permainan dengan baik.
"Namun untuk sebagian besar pertandingan, para pemain kita mampu mengendalikan permainan dan menunjukkan kualitas mereka," kata Herdman.
Secara khusus, ia memuji Ole Romeny yang kembali menunjukkan ketajamannya bersama Timnas Indonesia.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan yang menjalani laga perdana di bawah arahannya.
Ketangguhan Elkan Baggott dalam menggantikan peran kapten Jay Idzes di jantung pertahanan juga mendapat sorotan positif dari sang pelatih.
Nama Joey Pelupessy bahkan disebut sebagai salah satu pemain terbaik malam itu berkat perannya yang vital dalam memutus aliran bola lawan di lini tengah.
Fokus Menatap Agenda Besar September
John Herdman merasa dua kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik menjadi modal berharga bagi perkembangan Timnas Indonesia.
Namun, ia menegaskan bahwa seluruh elemen tim harus segera mengalihkan fokus pada pekerjaan rumah yang belum tuntas.
"Saya rasa kita bisa bangga dengan pekerjaan dalam dua pertandingan terakhir ini," tuturnya dengan nada optimistis.
Misi besar untuk meningkatkan peringkat FIFA Indonesia tetap menjadi target utama yang harus dikejar secara konsisten.
"Namun kami harus tetap rendah hati dan kembali bekerja untuk agenda besar berikutnya pada September," pungkas John Herdman menutup sesi jumpa pers.