Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!

Pebriansyah Ariefana

Senin, 15 Juni 2026 | 15:33 WIB
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
Timnas Belanda (IG Timnas Belanda)
baca 10 detik
  • Belanda ditahan imbang Jepang 2-2 setelah dua kali gagal mempertahankan keunggulan gol mereka.

  • Pelatih Ronald Koeman menegaskan performa tersebut adalah standar paling minimal demi target juara.

  • Koeman menolak menyesali strategi pergantian pemain meski menyoroti rapuhnya sektor pertahanan sayap.

Suara.com - Timnas Belanda terpaksa berbagi poin setelah dua kali keunggulan mereka dipatahkan oleh kegigihan Jepang. Hasil imbang ini langsung memicu evaluasi mendalam dari sang arsitek taktik terkait ambisi besar mereka.

Pelatih Oranje Ronald Koeman menegaskan bahwa level permainan dalam laga tersebut merupakan batas paling rendah yang bisa ditoleransi. Skuadnya wajib segera berbenah apabila ingin merebut trofi paling bergengsi di planet ini.

"Ini adalah standar minimal kami, harus saya katakan. Kami harus berkembang selama turnamen. Kami perlu tampil lebih baik. Tentu saja, kami lebih suka memenangkan pertandingan pertama dan kami mengharapkannya karena kami unggul dua kali. Itu tidak terjadi tetapi itu tidak berarti bahwa kami sekarang berpikir bahwa performa kami tidak cukup baik. Saya pikir ada banyak momen positif selama pertandingan jadi satu-satunya jalan adalah bangkit," kata Koeman dikutip dari ESPN, Senin (15/6/2026).

Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman punya solusi perihal menyikapi kritik yang datang dari media sosial. AFP
Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman punya solusi perihal menyikapi kritik yang datang dari media sosial. AFP

Stadion AT&T yang dipadati puluhan ribu pasang mata menjadi saksi rapuhnya konsentrasi lini belakang perwakilan Eropa. Drama empat gol tersebut sekaligus mencoreng catatan sejarah partisipasi mereka di turnamen ini.

Kapten Virgil van Dijk membuka asa lewat tandukan tajam yang memecah kebuntuan di babak kedua. Namun, keunggulan itu hanya bertahan sekejap sebelum Keito Nakamura menyamakan kedudukan untuk Samurai Biru.

Aksi memukau penyerang sayap Crysencio Summerville kembali membawa timnya memimpin lewat sepakan melengkung indah. Sial bagi Oranje, kemenangan yang sudah di depan mata sirna dua menit sebelum laga bubar.

Reaksi pelatih Barcelona Ronald Koeman selama pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Rayo Vallecano de Madrid melawan Barcelona di stadion Vallecas, Kamis (28/10) dini hari WIB. OSCAR DEL POZO / AFP
Reaksi pelatih Barcelona Ronald Koeman selama pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Rayo Vallecano de Madrid melawan Barcelona di stadion Vallecas, Kamis (28/10) dini hari WIB. OSCAR DEL POZO / AFP

Keputusan menarik keluar sejumlah pilar utama saat memimpin menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak. Kendati demikian, sang juru taktik menolak anggapan bahwa pergantian tersebut merusak ritme permainan.

"Tidak, saya tidak menyesal. Saya tidak berpikir kami memberikan inisiatif (permainan). Jepang mulai bermain secara berbeda. Selama babak pertama, mereka tidak bisa memberikan tekanan ke depan pada kami, mungkin karena rasa hormat atau ketakutan mereka kepada kami, tetapi setelah mereka tertinggal, mereka mampu melakukannya."

Rapuhnya koordinasi di area sayap disinyalir menjadi celah utama yang berhasil dimanfaatkan musuh. Dua gol yang bersarang ke gawang mereka dianggap sebagai murni kelalaian dalam mengantisipasi serangan.

baca juga

"Setelah kami mencetak gol pertama, pertahanan kami mulai mengalami kesulitan. Ada juga masalah dengan tekanan di sisi sayap. Kedua gol tersebut tidak kami kawal dengan baik. Saya kecewa kami tidak menang, tapi itu karena kami sempat unggul dua kali. Banyak orang meremehkan Jepang, tapi untuk kesekian kalinya, jika Anda meremehkan mereka, itu masalah Anda. Anda pikir kekuatan Jepang dilebih-lebihkan sebelum pertandingan? Mari kita tunggu sampai akhir Piala Dunia untuk melihat siapa yang benar."

Pertandingan sengit Grup F ini mempertemukan dua kekuatan dari benua berbeda yang memiliki ambisi besar. Bagi Belanda, kegagalan mempertahankan keunggulan dua kali dalam satu laga merupakan kejadian pertama dalam sejarah mereka.

Di sisi lain, reputasi Jepang sebagai pembunuh raksasa di kancah internasional kembali terbukti lewat determinasi tinggi mereka. Hasil ini membuat persaingan di grup menjadi semakin terbuka bagi seluruh kontestan.

Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata bagi kedua kesebelasan yang berlaga. Skuad Oranje dijadwalkan bersua Swedia, sementara tim nasional Jepang akan menantang Tunisia pada pertandingan kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang

Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:09 WIB

Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral

Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

Kemenangan Buyar di Menit Akhir, Respons Frenkie de Jong Usai Belanda Ditahan Jepang

Kemenangan Buyar di Menit Akhir, Respons Frenkie de Jong Usai Belanda Ditahan Jepang

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 09:02 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×