- Didier Deschamps menegur pemain Prancis saat jeda laga Grup I Piala Dunia 2026 di New Jersey.
- Prancis bangkit di babak kedua dan mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 lewat gol Mbappe serta Barcola.
- Kemenangan ini menghapus kenangan buruk kekalahan Prancis atas Senegal pada ajang Piala Dunia tahun 2002 silam.
Suara.com - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps mengakui dirinya memberikan teguran kepada para pemain saat jeda pertandingan sebelum Les Bleus bangkit dan mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 pada laga Grup I Piala Dunia 2026.
Bermain di New Jersey, Selasa, Prancis tampil kurang meyakinkan sepanjang babak pertama. Bahkan, mereka beruntung tidak tertinggal setelah penyerang Senegal Ismaila Sarr gagal memanfaatkan peluang emas dari jarak dekat.
Namun, situasi berubah setelah turun minum. Prancis tampil lebih agresif dan akhirnya mengamankan kemenangan berkat dua gol Kylian Mbappe serta satu gol dari Bradley Barcola.

Deschamps mengakui timnya melakukan banyak kesalahan pada 45 menit pertama, tetapi ia tetap puas dengan pendekatan taktik dan keputusan yang diambil sepanjang pertandingan.
Salah satu keputusan penting yang ia soroti adalah memasukkan Barcola dari bangku cadangan. Pemain tersebut sukses mencetak gol kedua Prancis pada menit ke-82. Selain itu, perubahan peran Michael Olise menjadi lebih kreatif dalam membangun serangan juga dinilai efektif.
"Saya selalu jujur kepada para pemain. Kami tidak menjalani babak pertama yang terbaik, kami bisa bermain lebih baik dalam banyak aspek. Saya tidak berteriak, tetapi saya menyampaikan apa yang saya pikirkan, dan mereka harus mengambil keputusan yang tepat," kata Deschamps dilansir dari NST.
Kemenangan atas Senegal juga menjadi momen penting bagi Prancis untuk menghapus kenangan buruk Piala Dunia 2002. Saat itu, sebagai juara bertahan, Prancis justru kalah dari Senegal pada laga pembuka dan akhirnya tersingkir di fase grup.
Selanjutnya, Prancis akan menghadapi Irak sebelum menutup fase grup dengan pertandingan melawan Norwegia.