- Real Madrid menjadikan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas.
- Chelsea menetapkan harga jual sebesar 120 juta poundsterling untuk melepas pemain yang masih memiliki kontrak panjang hingga 2032.
- Transfer ini bertujuan memperkuat regenerasi lini tengah Real Madrid pasca era Luka Modric dan Toni Kroos di Santiago Bernabeu.
Suara.com - Real Madrid dikabarkan menjadikan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah mereka pada bursa transfer musim panas ini.
Los Blancos disebut ingin bergerak cepat dalam proses transfer, seperti saat mereka sukses mendatangkan Marc Cucurella dari Chelsea dalam kesepakatan yang terwujud secara mengejutkan.
Transfer Cucurella ke Santiago Bernabeu sebelumnya terjadi dengan nilai sekitar 60 juta euro dan dianggap sebagai salah satu manuver transfer yang berlangsung tanpa banyak rumor sebelumnya.
Menurut laporan Marca, Real Madrid kini berusaha menerapkan pendekatan serupa untuk merekrut Fernandez. Pemain berusia 25 tahun itu dinilai sebagai sosok ideal untuk memperkuat sektor tengah tim.
Pemenang Piala Dunia 2022 bersama Argentina tersebut memang beberapa kali dikaitkan dengan Real Madrid sepanjang musim lalu. Bahkan, komentarnya mengenai klub raksasa Spanyol itu sempat membuatnya menerima hukuman larangan bermain dua pertandingan.
Meski demikian, upaya Real Madrid tidak akan mudah. Chelsea berada dalam posisi tawar yang kuat karena Fernandez masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2032.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa The Blues membanderol sang gelandang dengan harga sekitar 120 juta poundsterling ata sekitar Rp2,1 triliun.
Chelsea dikabarkan tidak sedang berencana melepas Fernandez dalam waktu dekat. Namun, klub asal London tersebut diyakini bersedia membuka negosiasi apabila ada klub yang sanggup memenuhi nilai transfer yang mereka tetapkan.
Jika transfer ini terwujud, Fernandez berpotensi menjadi salah satu pembelian termahal dalam sejarah Real Madrid sekaligus memperkuat regenerasi lini tengah klub setelah era Luka Modric dan Toni Kroos.