Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:31 WIB
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
Timnas Ekuador gagal mengamankan poin penuh setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Curacao di Stadion Kansas, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026) waktu Indonesia. (FIFA)
baca 10 detik

 

  • Jerman memutus kutukan 16 tahun selalu gagal menang di laga kedua Piala Dunia.

  • Deniz Undav menjadi pahlawan kemenangan dramatis lewat dua golnya di babak kedua.

  • Kemenangan atas Pantai Gading memastikan langkah impersif skuad asuhan Julian Nagelsmann.

Suara.com - Timnas Jerman sukses meraih kemenangan penting atas Pantai Gading pada matchday kedua Grup E Piala Dunia 2026. Bertanding di BMO Field, Toronto, Kanada, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB, Der Panzer menang dengan skor 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Hasil ini bukan hanya mengantarkan Jerman meraih enam poin dari dua pertandingan, tetapi juga mengakhiri rekor buruk yang membayangi mereka selama 16 tahun di ajang Piala Dunia.

Pantai Gading tampil mengejutkan pada babak pertama. Tim asal Afrika itu mampu membuat Jerman kesulitan mengembangkan permainan dan membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Franck Kessie pada menit ke-30.

Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026: analisis skuad, taktik Nagelsmann, kekuatan Musiala-Wirtz, serta kelebihan dan kelemahan tim.
Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026: analisis skuad, taktik Nagelsmann, kekuatan Musiala-Wirtz, serta kelebihan dan kelemahan tim.

Jerman berupaya membalas melalui sejumlah peluang, tetapi kokohnya pertahanan Pantai Gading dan penampilan impresif kiper Yahia Fofana membuat gawang mereka tetap aman.

Fofana bahkan tercatat melakukan lima penyelamatan penting yang membuat Pantai Gading mempertahankan keunggulan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Julian Nagelsmann melakukan perubahan yang terbukti menjadi titik balik pertandingan.

Deniz Undav yang masuk dari bangku cadangan langsung memberikan dampak besar bagi permainan Jerman.

Penyerang berusia 29 tahun itu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 dan menghidupkan kembali harapan Der Panzer untuk meraih kemenangan.

Timnas Pantai Gading berpose sebelum pertandingan kontra Yunani di babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2014 [Shutterstock]
Timnas Pantai Gading berpose sebelum pertandingan kontra Yunani di babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2014 [Shutterstock]

Setelah gol tersebut, Jerman terus menekan pertahanan Pantai Gading yang mulai kewalahan menghadapi gelombang serangan lawan.

baca juga

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Undav kembali menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-90+4, ia mencetak gol kedua sekaligus memastikan kemenangan dramatis 2-1 untuk Jerman.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena mengakhiri kutukan yang telah menghantui Jerman selama 16 tahun.

Terakhir kali mereka mampu memenangkan dua pertandingan awal secara beruntun di Piala Dunia terjadi pada edisi 2006 saat mengalahkan Kosta Rika 4-2 dan Polandia 1-0.

Sejak saat itu, Jerman selalu gagal mempertahankan momentum pada laga kedua fase grup. Di Piala Dunia 2010, mereka menang 4-0 atas Australia sebelum kalah 0-1 dari Serbia.

Pada edisi 2014, kemenangan telak 4-0 atas Portugal hanya diikuti hasil imbang 2-2 melawan Ghana.

Nasib serupa berlanjut pada Piala Dunia 2018 ketika Jerman kalah 0-1 dari Meksiko sebelum bangkit mengalahkan Swedia 2-1.

Sementara pada Piala Dunia 2022, mereka tumbang 1-2 dari Jepang dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Spanyol.

Kutukan itu akhirnya berakhir di Piala Dunia 2026. Setelah menghajar Curacao dengan skor 7-1 pada laga pembuka, pasukan Julian Nagelsmann kembali menunjukkan mental juara dengan menaklukkan Pantai Gading 2-1.

Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Jerman siap kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026

Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:20 WIB

4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo

4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:12 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×