Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 21 Juni 2026 | 15:51 WIB
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
Lionel Messi (Instagram.com/fifaworldcup)
baca 10 detik
  • Pelatih Spanyol melarang publik membandingkan talenta muda Lamine Yamal dengan Messi atau Maradona.

  • Kondisi fisik Yamal belum sepenuhnya bugar untuk bermain penuh selama 90 menit pertandingan.

  • Skuad Spanyol menjadikan kritik media sebagai motivasi tambahan menjelang laga melawan Arab Saudi.

Suara.com - Timnas Spanyol memilih bersikap realistis dan melindungi aset terbesar mereka dari ekspektasi publik yang berlebihan. Pelatih Luis de la Fuente secara tegas meminta semua pihak berhenti menyamakan Lamine Yamal dengan para legenda sepak bola dunia.

Langkah ini diambil demi menjaga proses tumbuh kembang sang pemain agar tidak hancur akibat tekanan instan. Beban berat sebagai penyelamat tim kini berusaha diredam oleh jajaran kepelatihan La Roja.

"Itu sebuah kesalahan untuk membandingkan [Yamal] dengan siapa pun," ujar De la Fuente dalam konferensi pers pada Sabtu waktu setempat, saat ditanya mengenai peran sang bintang di tim Spanyol saat ini dibandingkan dengan Messi dan Maradona bersama Argentina di masa lalu.

Potret Lamine Yamal (Barca Blaugranes)
Potret Lamine Yamal (Barca Blaugranes)

"Dia berusia 18 tahun, dalam proses perkembangan, kedewasaan... Kita harus membiarkan dia mengikuti jalurnya sendiri," dikutip dari ESPN, Minggu (21/6/2026).

De la Fuente menilai bakat alami yang dimiliki bintang muda Barcelona tersebut merupakan sebuah anomali yang jarang terjadi. Karakteristik langka ini membuat sang pemain memiliki mentalitas yang berbeda dari pesepak bola seusianya.

"Pemain-pemain seperti ini, yang memiliki sesuatu yang berbeda, siap untuk itu," tambahnya.

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi berselebrasi setelah menjebol gawang Aljazair di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi berselebrasi setelah menjebol gawang Aljazair di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

"Mereka adalah jenius, seperti Salvador Dali, atau Michelangelo. Apa yang tampak luar biasa bagi kita, tidak bagi mereka."

Kebugaran Yamal saat ini menjadi perhatian utama setelah ia baru saja pulih dari cedera otot yang membekapnya sejak April lalu. Dirinya sempat turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-71 dalam laga pembuka, namun dinilai belum siap tampil penuh.

Ketidakpastian mengenai status sang winger untuk laga kedua fase grup melawan Arab Saudi masih terus bergulir. Sang pelatih tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan yang bisa berisiko buruk bagi masa depan sang pemain.

baca juga

"Kami akan mengevaluasi itu," kata De la Fuente.

"Berita terbaiknya adalah dia ada di sini. Lamine berada dalam momen yang baik. Apakah dia bermain 55, 58 atau 63 menit, itu akan tergantung pada pertandingan. Kami akan memikirkan kontribusinya untuk tim, dan apa yang bermanfaat baginya... Anda akan lihat besok."

Sorotan Berlebih Tidak Merusak Keharmonisan Internal Tim
Fokus masif media yang tertuju pada sosok Yamal sempat dikhawatirkan memicu kecemburuan sosial di dalam skuad. Namun, sang arsitek tim membantah keras adanya keretakan hubungan antar-pemain di ruang ganti.

"Kami memiliki atmosfer yang sehat," katanya. "Kami semua tahu betapa pentingnya semua pemain. Kami memahami peran Lamine dengan sempurna dan begitu pula rekan-rekan setimnya."

Sikap tenang juga ditunjukkan jajaran pelatih dalam menghadapi tekanan berat pasca-hasil imbang mengecewakan pada laga perdana. Kritik tajam dari publik domestik justru dijadikan bahan bakar untuk membangkitkan motivasi bertarung.

"Tim ini terluka, dan terkadang, kritik itu memotivasi," ujarnya.

"Para pemain membaca berbagai hal, mereka marah, dan yang pasti besok pertandingan akan sangat berbeda."

Spanyol kini berada dalam situasi wajib menang untuk mengamankan posisi mereka di turnamen ini. Ketajaman lini depan menjadi evaluasi terbesar yang harus segera diselesaikan dalam waktu singkat.

Sebelumnya, Spanyol harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga debut Piala Dunia mereka di Grup H. Kegagalan membongkar pertahanan rapat lawan memicu gelombang kritik dari media-media Spanyol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi

Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:45 WIB

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:08 WIB

Mengenal Jimat Keberuntungan Argentina Diego Iacovone, Dari Intelijen ke Dapur Tim Tango

Mengenal Jimat Keberuntungan Argentina Diego Iacovone, Dari Intelijen ke Dapur Tim Tango

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×