- Pelatih Irak Graham Arnold mengakui kesulitan meredam ketajaman striker Prancis Kylian Mbappe menjelang laga Grup I Piala Dunia.
- Prancis berpeluang mengamankan tiket babak 32 besar jika berhasil menaklukkan Irak di Stadion Lincoln Financial Field Philadelphia.
- Mbappe berambisi menambah koleksi golnya untuk mengejar rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia milik Miroslav Klose.
Suara.com - Pelatih Timnas Irak Graham Arnold melontarkan candaan menjelang laga melawan Prancis pada pertandingan kedua Grup I Piala Dunia 2026. Ia mengakui betapa sulitnya menghentikan ketajaman Kylian Mbappe yang tengah berada dalam performa terbaiknya.
Prancis akan menghadapi Irak dengan peluang besar mengamankan tiket ke babak 32 besar apabila mampu meraih kemenangan di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia.
Sorotan utama pertandingan tentu tertuju kepada Mbappe yang sedang memburu berbagai rekor di Piala Dunia. Penyerang Real Madrid tersebut mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka.
Tambahan dua gol itu membuat koleksi gol Mbappe di Piala Dunia mencapai 14 gol sepanjang kariernya. Jumlah tersebut semakin mendekatkannya dengan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang masih dipegang legenda Jerman Miroslav Klose dengan 16 gol.
Selain itu, Mbappe juga datang ke turnamen ini dengan status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis setelah melampaui catatan Olivier Giroud dengan torehan 58 gol bersama Les Bleus.
Melihat performa impresif sang bintang, Arnold mengaku timnya menghadapi tantangan berat untuk meredam ancaman Mbappe.
"Saya sudah meminta agar kami diizinkan bermain dengan tiga penjaga gawang, tetapi mereka mengatakan tidak bisa," canda Arnold kepada wartawan menjelang pertandingan, dikutip dari Tribal Football.
Performa Mbappe pada laga melawan Senegal menunjukkan betapa berbahayanya pemain berusia 27 tahun tersebut. Dari empat tembakan tepat sasaran yang dilepaskannya, dua di antaranya berbuah gol.
Ketajaman itu menjadi modal penting bagi Prancis yang berambisi mengunci tiket ke fase gugur lebih cepat. Jika mampu mengalahkan Irak, Les Bleus akan memastikan tempat di babak 32 besar meski masih menyisakan satu pertandingan grup melawan Norwegia pada 27 Juni 2026.
Dengan catatan gol yang terus bertambah dan performa yang konsisten, Mbappe kembali menjadi kandidat kuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya memenangkan penghargaan tersebut pada edisi 2022 di Qatar dengan torehan delapan gol.
