- Erling Haaland mencetak dua gol saat Norwegia menaklukkan Senegal 3-2 di Stadion New York/New Jersey, Selasa (23/6/2026).
- Kemenangan tersebut memastikan Norwegia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan menyisakan satu pertandingan grup.
- Haaland menyamai rekor Harry Kane dengan mencetak minimal dua gol dalam dua pertandingan pembuka Piala Dunia secara beruntun.
Suara.com - Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya di Piala Dunia 2026. Striker Timnas Norwegia itu mencetak dua gol saat timnya menaklukkan Senegal 3-2 dalam matchday kedua Grup I dan memastikan langkah ke babak 32 besar, Selasa (23/6/2026).
Berkat brace tersebut, Haaland menyamai rekor yang sebelumnya ditorehkan Harry Kane pada edisi 2018, sebagaimana menyitat FIFA.
Penyerang Manchester City itu menjadi pemain pertama sejak Kane yang mampu mencetak minimal dua gol dalam dua pertandingan pembuka Piala Dunia secara beruntun.
Kemenangan di Stadion New York/New Jersey itu sekaligus mengantarkan Norwegia mengunci tiket ke fase gugur dengan menyisakan satu pertandingan di Grup I.

Haaland kini telah mengoleksi empat gol dari dua laga pertama dan memimpin persaingan Sepatu Emas bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Berdasarkan catatan FIFA, Haaland menjadi pemain keenam dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencatatkan prestasi tersebut.
Haaland Bersinar, Norwegia Amankan Tiket Fase Gugur
Laga di East Rutherford kembali menjadi panggung bagi Haaland untuk menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia.
Pemain berusia 25 tahun itu juga memperpanjang catatan impresifnya bersama Timnas Norwegia dengan selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan kompetitif terakhir.
Secara keseluruhan, Haaland kini mengoleksi 59 gol dari 52 penampilan internasional bersama skuad berjuluk Singa Nordik.
Norwegia membuka keunggulan pada menit ke-43 melalui Marcus Holmgren Pedersen yang memanfaatkan kesalahan bek Senegal, Kalidou Koulibaly.
Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Haaland menggandakan keunggulan usai menyambut umpan matang dari sang kapten, Martin Odegaard.
Senegal Memberikan Perlawanan Sengit
Senegal sempat membuka asa setelah Ismaila Sarr memperkecil ketertinggalan pada menit ke-53.
Namun, Haaland kembali menunjukkan insting golnya dengan mencetak gol kedua hanya lima menit berselang untuk membawa Norwegia unggul 3-1.
Drama terjadi pada masa injury time ketika Ismaila Sarr kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membuat skor berubah menjadi 3-2.
Meski mendapat tekanan hingga menit akhir, pasukan Stale Solbakken mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil tersebut memastikan Norwegia melaju ke babak 32 besar, sementara Senegal harus terpuruk di dasar klasemen tanpa poin. Meski demikian, peluang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik masih terbuka secara matematis.
Rekor Unik Norwegia di Piala Dunia
Selain memastikan tiket ke fase gugur, kemenangan atas Senegal juga melahirkan catatan unik bagi Norwegia.
Menurut data FIFA, empat kemenangan yang pernah diraih Norwegia di sepanjang sejarah Piala Dunia selalu didapat saat menghadapi tim dari konfederasi yang berbeda.
Mereka mengalahkan Meksiko dari Concacaf pada 1994, Brasil dari CONMEBOL pada 1998, Irak dari AFC pada Piala Dunia 2026, dan kini Senegal yang mewakili CAF.
Catatan tersebut semakin mempertegas perjalanan bersejarah Norwegia dalam turnamen kali ini.
Haaland Bidik Rekor Baru
Kembalinya Norwegia ke panggung Piala Dunia setelah absen sejak 1998 menjadi salah satu cerita menarik dalam turnamen tahun ini.
Di bawah kepemimpinan Haaland dan Martin Odegaard, Norwegia kini mulai disebut sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi membuat kejutan.
Dengan performa yang terus menanjak dan torehan empat gol dalam dua pertandingan, Haaland berpeluang melampaui rekor Harry Kane sekaligus memperbesar peluang meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Senegal wajib meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Irak jika ingin menjaga harapan untuk bertahan di turnamen.
