- Kylian Mbappe mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Irak 3-0 dalam laga Piala Dunia 2026 di Philadelphia.
- Kemenangan tersebut memastikan langkah Prancis ke babak 32 besar setelah sempat tertunda akibat cuaca badai petir.
- Mbappe resmi menjadi pemain termuda Prancis yang mencapai 100 penampilan serta mencatatkan rekor baru dalam ajang tersebut.
Suara.com - Kylian Mbappe menandai penampilan ke-100 bersama Timnas Prancis dengan cara yang sempurna. Sang kapten mencetak dua gol saat Les Bleus mengalahkan Irak 3-0 dalam lanjutan Grup I Piala Dunia 2026 di Philadelphia.
Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Prancis ke babak 32 besar, tetapi juga menghadirkan sejumlah rekor baru bagi Mbappe dan skuad asuhan Didier Deschamps.
Meski sempat tertunda lebih dari dua jam akibat badai petir, Prancis tetap tampil dominan dan menunjukkan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.
Mbappe Ukir Rekor di Laga ke-100
![Kylian Mbappe kembali menunjukkan kelasnya di pertandingan Piala Dunia 2026 melawan Irak, Selasa (23/6) dinihari WIB. [Dok FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/23/94093-kylian-mbappe.jpg)
Mbappe membuka keunggulan Prancis pada menit ke-14 melalui kombinasi apik dengan Michael Olise. Gol tersebut menjadi awal dari malam bersejarah bagi penyerang Real Madrid itu.
Di usia 27 tahun, Mbappe resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah Timnas Prancis yang mencapai 100 penampilan.
Tak hanya itu, ia juga mencatatkan rekor sebagai pemain keempat yang mampu mencetak minimal dua gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Mbappe kini sejajar dengan sejumlah legenda dunia seperti Sandor Kocsis, Guillermo Stabile, dan Lionel Messi.
Tambahan dua gol ke gawang Irak membuat koleksi gol Mbappe di putaran final Piala Dunia bertambah menjadi 16 gol. Ia kini hanya terpaut dua gol dari rekor Lionel Messi yang berada di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa.
Badai Petir Tak Hentikan Dominasi Prancis
Pertandingan sempat mengalami penundaan lebih dari dua jam karena cuaca ekstrem yang melanda kawasan Philadelphia.
Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu fokus para pemain Prancis. Setelah laga kembali dilanjutkan, Les Bleus tetap tampil agresif dan mengontrol jalannya pertandingan.
Mbappe mencetak gol keduanya pada menit ke-54 setelah menerima umpan matang dari Ousmane Dembele.
Dembele kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66. Gol tersebut menjadi momen spesial karena mengakhiri puasa golnya dalam turnamen mayor internasional.
Statistik Opta menunjukkan empat dari lima assist terakhir Dembele untuk Timnas Prancis berujung gol Mbappe, menegaskan chemistry kuat keduanya di lini depan.
Mbappe Terus Bayangi Rekor Messi
Selain Mbappe dan Dembele, Michael Olise juga tampil impresif dengan menyumbang dua assist dalam pertandingan ini.
Pemain muda tersebut kini telah mengoleksi tiga assist dari dua pertandingan pertama Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu kreator serangan paling berbahaya milik Prancis.
Kemenangan atas Irak juga membuat Didier Deschamps menyamai rekor Helmut Schön dengan 16 kemenangan sebagai pelatih di ajang Piala Dunia.
Sementara itu, Mbappe semakin dekat dengan torehan Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Dengan usia yang masih relatif muda, peluangnya untuk memecahkan rekor tersebut sangat terbuka.
Ketajaman dan konsistensi Mbappe pun menjadi sinyal bahaya bagi calon lawan Prancis di fase gugur.
Irak Terpuruk, Asa Lolos Kian Menipis
Di kubu lawan, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Irak.
Tim asuhan Jesus Casas kini menelan lima kekalahan beruntun di putaran final Piala Dunia. Catatan tersebut menjadikan Irak sebagai negara Asia pertama yang kalah dalam lima pertandingan awal mereka di ajang tersebut.
Masalah terbesar Irak masih berada di lini pertahanan. Sejumlah kesalahan individu kembali berujung gol bagi lawan dan membuat mereka kesulitan bersaing di level tertinggi.
Kini Irak wajib meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Senegal jika ingin menjaga peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Sementara itu, Prancis semakin mantap melangkah ke fase gugur dengan modal dua kemenangan beruntun dan performa impresif sang kapten, Kylian Mbappe.
