Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 | 19:56 WIB
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
Penyerang Timnas Iran Mehdi Taremi dan asisten pelatih Saeed Alhoei sempat ditahan oleh pejabat AS saat rombongan tim melakukan perjalanan menuju Seattle. [Instagram]
baca 10 detik
  • Otoritas Amerika Serikat menahan dua anggota timnas Iran saat perjalanan menuju Seattle sehingga keberangkatan rombongan tertunda selama 25 menit.
  • Pelatih Amir Ghalenoei mengeluhkan aturan perjalanan ketat yang mewajibkan tim segera kembali ke Meksiko setelah melakoni pertandingan di Amerika.
  • Berbagai kendala logistik dan administrasi tersebut mengganggu persiapan pemulihan fisik para pemain menjelang pertandingan melawan timnas Mesir.

Suara.com - Kontroversi kembali mewarnai penyelenggaraan Piala Dunia 2026 setelah Federasi Sepak Bola Iran mengeluhkan perlakuan otoritas Amerika Serikat yang menyebabkan tertundanya perjalanan tim nasional mereka menuju Seattle untuk menghadapi Mesir.

Menurut pernyataan federasi tersebut, penyerang Timnas Iran Mehdi Taremi dan asisten pelatih Saeed Alhoei sempat ditahan oleh pejabat AS saat rombongan tim melakukan perjalanan menuju Seattle. Insiden itu menyebabkan keberangkatan skuad tertunda sekitar 25 menit.

Federasi Sepak Bola Iran menyebut Taremi dan Alhoei mengalami kendala saat proses pemeriksaan, meskipun alasan penundaan tersebut tidak dijelaskan secara rinci.

"Dalam perjalanan ketiga tim nasional ke Amerika Serikat, pihak penyelenggara mengganggu Saeed Alhoei dan Mehdi Taremi, sehingga menunda keberangkatan rombongan menuju Seattle untuk pertandingan melawan Mesir," demikian bunyi pernyataan federasi.

Insiden tersebut menambah daftar keluhan yang sebelumnya disampaikan Iran terkait pelaksanaan turnamen di Amerika Utara.

Gambar timnas Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026 (Instagram/@iran_football_federation)
Gambar timnas Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026 (Instagram/@iran_football_federation)

Timnas Iran diketahui memilih menjadikan Tijuana, Meksiko, sebagai pusat latihan selama Piala Dunia berlangsung, meskipun seluruh pertandingan fase grup mereka dimainkan di Amerika Serikat.

Keputusan itu diambil di tengah kekhawatiran mengenai aspek keamanan dan proses perizinan perjalanan.

Sebelumnya, Iran diperkirakan akan bermarkas di Tucson, Arizona, namun akhirnya memindahkan kamp latihan mereka ke wilayah Meksiko yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat.

Pelatih kepala Iran, Amir Ghalenoei, juga mengkritik perlakuan yang diterima timnya setelah pertandingan pembuka melawan Selandia Baru. Ia menilai skuadnya menjadi salah satu tim yang paling dirugikan selama turnamen.

baca juga

Menurut Ghalenoei, timnya tidak diizinkan bermalam di Los Angeles setelah pertandingan dan diwajibkan segera kembali ke kamp latihan di Tijuana.

"Setelah pertandingan, mereka mengatakan kepada kami bahwa kami harus segera pergi," kata Ghalenoei.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan tersebut mengganggu persiapan tim karena para pemain kehilangan waktu pemulihan yang telah direncanakan sebelumnya.

"Kami diminta naik pesawat dan kembali ke kamp kami di Tijuana. Hal itu sangat mengganggu pikiran kami. Mereka memaksa kami kembali lebih awal dan membuat situasi menjadi semakin sulit," ujarnya.

Ghalenoei juga mengaku tidak memahami alasan di balik kebijakan tersebut.

"Sejujurnya kami tidak tahu mengapa mereka memulangkan kami. Menurut saya, hal ini sangat aneh. Rasanya seperti ada pihak lain yang mengatur rencana kami," katanya.

Menurut pelatih berusia 63 tahun itu, Iran semula dijadwalkan tiba dua hari sebelum pertandingan berikutnya dan menginap semalam di lokasi pertandingan guna memaksimalkan pemulihan pemain.

Namun, rencana tersebut tidak dapat terlaksana akibat perubahan aturan perjalanan yang diterapkan.

Meski menghadapi berbagai kendala logistik dan administrasi, Iran menegaskan tetap fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi Mesir dalam laga penting fase grup Piala Dunia 2026 di Seattle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT

Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:45 WIB

Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026

Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:35 WIB

Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×