Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
Hong Myung-Bo (AFP)
baca 10 detik
  • Korea Selatan kalah 1-0 dari Afrika Selatan akibat keputusan mencadangkan kapten Son Heung-Min.

  • Pelatih Hong Myung-Bo mengakui kesalahan taktiknya setelah dihujani kritik tajam oleh media lokal.

  • Nasib kelolosan Korea Selatan kini bergantung pada hasil pertandingan grup lain hari Sabtu nanti.

Suara.com - Eksperimen ekstrem yang diterapkan pelatih Timnas Korea Selatan berakhir dengan kegagalan fatal saat tiket kelolosan babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi taruhannya.

Hong Myung-Bo memicu perdebatan sengit setelah secara mengejutkan mencoret kapten utama, Son Heung-Min, dari daftar sebelas pemain pertama.

Keputusan berani dalam laga penentu Grup A melawan Afrika Selatan pada Rabu tersebut menjadi momen perdana Son mengawali laga dari bangku cadangan sepanjang karier internasionalnya.

Korea Selatan menyiapkan fleksibilitas taktik sebagai senjata utama di Piala Dunia 2026. Hong Myung-bo tak ingin hanya bergantung pada Son Heung-min. [Dok. KFA]
Korea Selatan menyiapkan fleksibilitas taktik sebagai senjata utama di Piala Dunia 2026. Hong Myung-bo tak ingin hanya bergantung pada Son Heung-min. [Dok. KFA]

Imbasnya, Afrika Selatan berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 yang mengejutkan sekaligus mengunci posisi runner-up grup.

Hasil historis ini mengantarkan Afrika Selatan melenggang ke fase gugur untuk pertama kali, sementara skuad Taegeuk Warriors harus merosot.

Kini nasib Korea Selatan berada di ujung tanduk sembari menanti seluruh laga fase grup tuntas pada Sabtu mendatang.

Mereka hanya bisa berharap keajaiban untuk lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik turnamen.

Kritik tajam langsung menghujani Hong Myung-Bo dari awak media dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan yang berakhir antiklimaks tersebut.

Para jurnalis lokal tanpa ragu menyebut performa tim sangat mengecewakan dan melabeli perombakan formasi itu sebagai kegagalan total.

baca juga

Menanggapi tekanan publik, sang arsitek tim akhirnya mengakui kekeliruan strategi yang ia susun setelah melihat hasil akhir di lapangan.

“Dari segi proses dan persiapan pertandingan ini, serta cara kami bermain di lapangan, itu adalah hal yang sangat saya pikirkan,” ujar mantan kapten legendaris yang membawa Korea Selatan menembus semifinal Piala Dunia 2002 tersebut, dikutip dari ESPN, Kamis (25/6/2026).

"Tentu saja, jika kami tahu apa hasilnya, saya mungkin akan membuat pilihan yang berbeda," tambah Hong keputusannya.

Meskipun demikian, Hong berdalih bahwa keputusan menepikan bintang Tottenham Hotspur tersebut didasari oleh kalkulasi taktis tertentu.

"Tapi saya punya strategi dalam pikiran. Setiap kali hasil buruk seperti ini terjadi, setiap orang punya pendapatnya masing-masing. Hasil akhir memang tanggung jawab pelatih kepala. Pada akhirnya, semuanya ada di tangan saya," tegasnya.

Ia secara jantan pasang badan dan menegaskan bahwa seluruh hasil minor ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab dirinya sebagai manajer.

"Sepertinya saya mengambil keputusan yang keliru, dan itulah penyebab kami mendapatkan hasil buruk. Tidak lebih, tidak kurang," aku Hong secara terbuka.

Saat dicecar mengenai logika mencadangkan Son, Hong membeberkan harapannya untuk memasukkan sang pemain ketika stamina lawan mulai terkuras.

Namun, keputusan memasukkan Son tepat di awal babak kedua dinilai janggal karena para pemain Afrika Selatan baru saja beristirahat.

"Kami berpikir bahwa Son akan berada di posisi yang lebih baik [untuk memberikan dampak] ketika lawan mulai kehilangan energi, bukan ketika mereka memiliki banyak energi," jelas Papar Hong tentang teorinya.

"Dan ketika ada lebih banyak ruang untuk dieksploitasi di antara garis pertahanan lawan, saat itulah kami ingin Son berada dalam kondisi terbaiknya -- ketika lawan sedikit lebih lemah," lanjutnya.

Hong tidak menampik bahwa skema permainan anak asuhnya pada hari Rabu merupakan penampilan terburuk mereka di sepanjang turnamen.

Situasi ini memicu memori kelam publik sepak bola Korea Selatan terhadap rekam jejak kepelatihan Hong di masa lampau.

Ia tercatat pernah menakhodai timnas saat mencatat hasil tanpa kemenangan pada edisi 2014, yang menjadi rekor terburuk sejak edisi 1998.

Kini, publik menunggu apakah takdir akan menyelamatkan Korea Selatan atau justru mengulangi rapor merah sang pelatih di panggung tertinggi dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion

Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:40 WIB

FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026

FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:33 WIB

Prediksi Tunisia vs Belanda: De Oranje Incar Pesta Gol dan Puncak Grup F

Prediksi Tunisia vs Belanda: De Oranje Incar Pesta Gol dan Puncak Grup F

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:40 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×