- Park Hang Seo meminta maaf kepada publik atas kegagalan tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2026.
- Permintaan maaf disampaikan di Zapopan, Meksiko, pada 28 Juni setelah Korea Selatan terhenti di fase grup turnamen.
- Park mendesak Federasi Sepak Bola Korea melakukan evaluasi menyeluruh menyusul pengunduran diri pelatih kepala Hong Myung Bo.
Suara.com - Kegagalan tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2026 berujung pada permintaan maaf terbuka dari Park Hang Seo.
Eks musuh Shin Tae-yong semasa jadi pelatih Vietnam itu menundukkan kepala di hadapan publik sebagai bentuk tanggung jawab atas hasil buruk tim.
Permintaan maaf itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kamp latihan tim di Zapopan, Meksiko, pada 28 Juni.
Mewakili Federasi Sepak Bola Korea (KFA), Park menyampaikan penyesalan mendalam kepada para pendukung.
“Atas nama federasi, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena tidak mampu memenuhi harapan para penggemar di Piala Dunia 2026,” ujar Park yang kini menjabat manajer Korsel.
![Hasil Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026. [Dok. IG ceskarepre]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/12/53150-hasil-korea-selatan-vs-ceko-di-piala-dunia-2026.jpg)
Park menegaskan bahwa seluruh pemain dan staf pelatih telah bekerja keras sepanjang persiapan hingga pertandingan. Namun, usaha tersebut tidak mampu berbuah hasil yang diharapkan.
Perjalanan Korea Selatan di fase grup sebenarnya dimulai cukup menjanjikan.
Korsel membuka turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.
Namun, performa tim menurun drastis setelah itu.
Korea Selatan menelan dua kekalahan beruntun 0-1 dari Meksiko dan Afrika Selatan, yang akhirnya memastikan langkah mereka terhenti di fase grup.
Park Hang Seo juga menyoroti perlunya evaluasi besar di tubuh federasi.
Park menilai KFA harus melakukan introspeksi menyeluruh untuk bangkit dari periode sulit ini.
“Saya percaya federasi perlu melakukan evaluasi serius untuk mempersiapkan masa depan dan keluar dari masa penurunan ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih kepala Hong Myung Bo mengumumkan pengunduran dirinya.
