Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Juni 2026 | 15:02 WIB
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
Penyerang Spanyol, Lamine Yamal, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol ke gawang Arab Saudi. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Timnas Spanyol memusatkan taktik penyerangan pada kemampuan individu Lamine Yamal untuk menghadapi Austria.

  • Marcos Llorente menekankan pentingnya memberikan ruang satu lawan satu bagi sang penyerang sayap.

  • Skuad Spanyol tetap menjaga optimisme tinggi meskipun Nico Williams terganggu oleh masalah cedera.

Suara.com - Timnas Spanyol merancang skema ofensif khusus demi mengamankan tiket perempat final menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026. Strategi utama La Roja kini berfokus penuh pada pemaksimalan ruang bagi winger muda andalan mereka, Lamine Yamal.

Pendekatan taktis ini sengaja dipersiapkan untuk membongkar kerapatan lini pertahanan Austria yang terkenal sangat disiplin. Jajaran pelatih memprioritaskan pasokan bola cepat ke area sayap kanan agar sang bintang remaja bisa berkreasi.

Bek kanan utama Marcos Llorente memaparkan bahwa seluruh elemen tim sedang bekerja keras memfasilitasi talenta muda Barcelona tersebut. Kebebasan bergerak menjadi kunci utama agar potensi terbesar sang pemain bisa keluar secara natural.

Timnas Austria merayakan keberhasilan lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@oefb_1904)
Timnas Austria merayakan keberhasilan lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@oefb_1904)

Marcos Llorente menilai bahwa penyerang berbakat seperti tandemnya di sisi kanan tidak memerlukan bantuan yang berlebihan saat menusuk. Intervensi rekan setim yang terlalu dekat justru berpotensi merusak ruang tembak maupun ruang giringnya.

"Lamine adalah pemain yang tidak membutuhkan banyak bantuan [dalam menyerang]. Terkadang hal itu justru memperburuk keadaan. Cara terbaik adalah memberikan bola kepadanya, dan Anda tetap di belakang, untuk membiarkannya dalam situasi satu lawan satu, dan tidak membawa pemain yang menjaga Anda ke tempat dia berada," ujar Llorente dalam konferensi pers seperti dikutip dari ESPN, Selasa (30/6/2026).

Kombinasi antara bek sayap dan penyerang luar menjadi fokus evaluasi mendalam tim kepelatihan selama sesi latihan di Chattanooga, Tennessee. Spanyol bertekad tampil lebih menggigit setelah performa fase grup mereka menuai beberapa kritik tajam.

Kebugaran fisik Lamine Yamal sendiri terus menunjukkan grafik peningkatan signifikan pasca-sembuh dari cedera yang sempat mengganggu ritmenya. Proses adaptasi antarpemain di lapangan kini berjalan semakin padu menjelang laga di SoFi Stadium, Los Angeles.

"Sedikit demi sedikit, kami mulai mengenal satu sama lain," tutur Marcos Llorente saat menjelaskan chemistry barunya di sektor kanan luar.

Pergerakan tanpa bola dari pemain belakang diatur secara fleksibel agar tidak menutup ruang gerak dinamis sang winger. Keputusan untuk overlap atau menahan diri di lini belakang sepenuhnya bergantung pada situasi taktis di lapangan.

baca juga

"Anda harus melihat apa yang terbaik untuknya, sebagai pemain yang membuat perbedaan. Ada momen untuk maju ke depan, dan ada momen lainnya untuk tidak melakukannya," tambah pemain Atletico Madrid tersebut.

Langkah taktis armada Luis de la Fuente juga diperkuat melalui pembedahan rekaman video pertandingan untuk memetakan kelemahan musuh. Kerja sama pertahanan dan penyerangan terus dimatangkan tanpa harus bergantung pada masukan internal dari pemain lain.

"Saya belum bertanya kepada Eric sejujurnya," kata Llorente mengenai kemungkinan berdiskusi dengan Eric Garcia yang merupakan rekan seklub Yamal.

"Tapi ya [kami telah melihat] video, pelatih [Luis de la Fuente] meminta beberapa hal dari kami, siapapun bek sayapnya."

Komunikasi aktif secara langsung di atas lapangan hijau dianggap sebagai instrumen paling efektif untuk menyatukan visi bertanding. Dialog 2 arah terus dibangun demi memahami kebutuhan spesifik sang pemain pembeda dalam situasi kompetisi riil.

"Dengan Lamine, Anda bertukar pendapat, bertanya kepadanya apa yang dia butuhkan, apakah dia membutuhkan Anda untuk maju atau tidak. Anda membicarakannya dalam pertandingan juga. Semakin banyak komunikasi, semakin baik," tegas Llorente.

Di sisi lain, keharmonisan internal Spanyol sempat diuji oleh kabar cedera yang menimpa penyerang sayap andalan lainnya, Nico Williams. Pemain sayap lincah tersebut mengekspresikan kesedihan mendalam melalui akun media sosial pribadinya setelah laga kontra Uruguay.

"Anda bisa membaca beberapa kata di media sosial, tetapi Anda tidak benar-benar tahu bagaimana kondisi orang tersebut," ucap Llorente berempati.

"Ini momen yang sangat sulit baginya, setelah tahun yang telah dia lalui. Namun itu bagian dari pekerjaan kami."

Meskipun terpukul secara emosional, kondisi mental Nico Williams dilaporkan berangsur pulih berkat dukungan moral dari seluruh skuad. Senyuman khasnya kembali terlihat dalam aktivitas tim, walau rasa kecewa mendalam belum sepenuhnya sirna.

"Dia sekarang menghadapinya dengan jauh lebih baik, dia memiliki senyuman yang sama seperti biasanya. Tentu saja dia akan merasa sakit di dalam karena tidak bisa membantu tim," ungkap Llorente mengenai kondisi psikologis rekannya.

Kehadiran Nico Williams di fase berikutnya tetap menjadi harapan besar bagi seluruh anggota tim nasional Matador tersebut. Kontribusinya dinilai akan menjadi tambahan kekuatan yang sangat signifikan jika Spanyol berhasil melaju lebih jauh.

"Jika kami melangkah jauh, mungkin dia bisa membantu kami di beberapa titik," pungkas Llorente mengakhiri sesi wawancara dengan optimisme tinggi.

Spanyol sendiri melaju ke fase gugur dengan status juara Grup H setelah bersaing ketat dengan Tanjung Verde dan Uruguay. Pertandingan babak 32 besar melawan Austria di Los Angeles ini akan menjadi ujian konsistensi perdana bagi taktik baru La Roja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:45 WIB

Berkat Martinelli, Brasil Singkirkan Jepang dan Lolos ke Babak 16 Besar

Berkat Martinelli, Brasil Singkirkan Jepang dan Lolos ke Babak 16 Besar

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:16 WIB

Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini

Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:45 WIB

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:07 WIB

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:01 WIB

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:51 WIB

Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?

Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:33 WIB

Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan

Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:34 WIB

DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:30 WIB

Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!

Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:24 WIB

Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:15 WIB

×