Siapa Folarin Balogun? Dikartu Merah Tapi Tetap Bisa Main Lawan Belgia

Farah Nabilla

Selasa, 07 Juli 2026 | 07:47 WIB
Siapa Folarin Balogun? Dikartu Merah Tapi Tetap Bisa Main Lawan Belgia
Folarin Balogun menjelma menjadi salah satu penyerang paling tajam yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. [Instagram Folarin Balogun]
baca 10 detik
  • Penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, diizinkan FIFA bermain melawan Belgia dalam Piala Dunia 2026 meski menerima kartu merah.
  • Presiden Donald Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan ulang atas kartu merah yang diterima Balogun.
  • FIFA menolak protes dari Federasi Sepak Bola Belgia dan tetap memperbolehkan Balogun tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut.

Suara.com - Nama Folarin Balogun mendadak menjadi perhatian publik dunia dalam gelaran Piala Dunia FIFA 2026. Penyerang andalan Timnas Amerika Serikat itu bukan hanya mencuri perhatian lewat performanya di lapangan, tetapi juga karena kontroversi keputusan FIFA yang mengizinkannya tetap bermain melawan Belgia meski sebelumnya menerima kartu merah.

Keputusan tersebut memicu perdebatan luas mengenai independensi FIFA, bahkan menjadi salah satu isu terbesar sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026.

Siapa Folarin Balogun?

Folarin Jerry Balogun lahir di New York City, Amerika Serikat, pada 3 Juli 2001. Meski lahir di AS, ia dibesarkan di London, Inggris, sejak masih bayi.

Balogun memiliki orang tua berdarah Nigeria sehingga sempat memenuhi syarat membela tiga negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, dan Nigeria. Setelah membela tim kelompok umur Inggris, ia akhirnya memilih memperkuat Timnas Amerika Serikat pada 2023 setelah perpindahan federasinya disetujui FIFA.

Karier profesional Balogun dimulai bersama akademi Arsenal sebelum dipinjamkan ke Middlesbrough dan Stade de Reims. Bersama Reims pada musim 2022/2023, ia mencetak lebih dari 20 gol di Ligue 1 sehingga menarik perhatian AS Monaco yang kemudian merekrutnya secara permanen.

Di bawah pelatih Mauricio Pochettino, Balogun berkembang menjadi penyerang utama Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026. Ketajamannya membuat ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak tim sepanjang turnamen.

Kronologi Kartu Merah Balogun

Kontroversi bermula ketika Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.

baca juga

Balogun diganjar kartu merah langsung setelah VAR menilai ia menginjak pergelangan kaki pemain Bosnia. Sesuai Kode Disiplin FIFA, kartu merah tersebut membuatnya otomatis menerima larangan bermain satu pertandingan sehingga dipastikan absen pada laga 16 besar menghadapi Belgia.

Namun beberapa hari kemudian, keputusan tersebut berubah.

Menjelang pertandingan melawan Belgia, FIFA mengumumkan bahwa hukuman Balogun ditangguhkan sehingga ia kembali memenuhi syarat untuk bermain.

Dalam pernyataannya yang dikutip AP News, FIFA menyebut keputusan itu diambil oleh Komite Disiplin independen.

"The FIFA Disciplinary Committee has decided to suspend the enforcement of the one-match suspension for a probationary period of one year," demikian keterangan dari FIFA.

Keputusan tersebut memungkinkan Balogun langsung masuk dalam susunan pemain Amerika Serikat saat menghadapi Belgia di babak 16 besar.

Donald Trump Akui Meminta FIFA Meninjau Kasus

Kontroversi semakin besar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui dirinya menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino agar insiden kartu merah Balogun ditinjau ulang.

Dalam keterangannya kepada wartawan yang dikutip AP News, Trump mengatakan, "Aku mmintanya dicek lagi karena aku pikir itu bukan sebuah pelanggaran".

Meski demikian, Trump menegaskan dirinya tidak meminta FIFA secara langsung membatalkan hukuman tersebut, melainkan hanya meminta adanya peninjauan terhadap keputusan wasit.

Belgia Protes, FIFA Tetap pada Keputusan

Federasi Sepak Bola Belgia kemudian mengajukan keberatan atas kelayakan Balogun bermain pada laga babak 16 besar.

Namun FIFA menolak keberatan tersebut sehingga Balogun tetap diturunkan sebagai starter melawan Belgia. Menurut AP News, keputusan tersebut memancing protes dari sebagian pendukung Belgia yang meneriakkan "FIFA Mafia" di stadion sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap keputusan badan sepak bola dunia tersebut.

Terlepas dari kontroversi yang mengiringinya, Folarin Balogun tetap dianggap sebagai salah satu aset terbesar sepak bola Amerika Serikat.

Di usia 25 tahun, striker AS Monaco tersebut masih diproyeksikan menjadi ujung tombak USMNT dalam berbagai turnamen internasional berikutnya. Kombinasi kecepatan, naluri mencetak gol, serta pengalaman bermain di kompetisi elite Eropa membuat Balogun dipandang sebagai salah satu striker muda terbaik yang dimiliki Amerika Serikat saat ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut

Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 13:57 WIB

Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa

Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 13:51 WIB

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB

Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA

Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 02:06 WIB

Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih

Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 01:44 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×