Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?

Galih Prasetyo

Senin, 13 Juli 2026 | 08:52 WIB
Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?
Kylian Mbappe-Lamine Yamal jelang duel semifinal Piala Dunia 2026, Prancis vs Spanyol [Istimewa]
baca 10 detik
  • Mantan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memicu kemarahan publik setelah mengkritik komposisi multietnis Timnas Prancis jelang semifinal Piala Dunia.
  • Berbagai elite politik serta pejabat pemerintah Prancis mengecam pernyataan tersebut karena dianggap rasis dan merendahkan identitas warga negara Prancis.
  • Kedutaan Besar Prancis di Madrid menegaskan seluruh anggota timnas adalah warga negara Prancis yang sah dan berhak membela negaranya.

Suara.com - Mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, menjadi sorotan tajam setelah kolom opininya tentang Timnas Prancis memicu kemarahan publik dan elite politik di Prancis.

Pernyataannya dinilai mengandung unsur rasis dan menyulut polemik jelang semifinal Piala Dunia.

Dalam tulisannya, Rajoy menyebut Prancis sebagai tim kuat, namun menyinggung bahwa mereka seolah tanpa orang Prancis.

Komentar tersebut langsung menuai kecaman karena dianggap merendahkan komposisi skuad Les Bleus yang multietnis.

Pemimpin Partai Sosialis Prancis, Olivier Faure, menjadi salah satu yang paling keras merespons.

“Tim nasional Prancis hanya terdiri dari orang Prancis. Prancis bukan bangsa etnis, melainkan bangsa politik,” tegasnya dikutip dari Infobae

Kritik juga datang dari tokoh Partai Komunis, Fabien Roussel, yang menyebut pernyataan Rajoy sebagai rasisme kasar yang sengaja dilontarkan untuk memicu provokasi.

Fabien Roussel menilai narasi seperti itu kerap digunakan untuk meremehkan prestasi Prancis di panggung internasional.

Pemerintah Prancis turut angkat suara.

baca juga

Menteri Naima Moutchou menilai komentar tersebut sebagai bentuk kebencian yang banal dan berulang, sementara Aurore Berge menegaskan bahwa olahraga harus dinilai dari prestasi, bukan latar belakang pemain.

Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez bahkan menyebut pernyataan itu sepenuhnya tidak dapat diterima jika sesuai dengan yang dipublikasikan.

Sikap tegas ini menunjukkan penolakan bulat pemerintah Spanyol terhadap segala bentuk diskriminasi dalam sepak bola.

Kecaman juga datang dari Kedutaan Besar Prancis di Madrid yang menegaskan seluruh pemain timnas adalah warga negara Prancis.

“Dari 26 pemain, 23 lahir di Prancis dan sisanya tetap memiliki kewarganegaraan Prancis,” tulis pernyataan resmi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030

Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:30 WIB

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:19 WIB

Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×