- Brasil tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan oleh tim nasional Norwegia.
- Kiper Alisson Becker menyatakan kekecewaan mendalam namun berkomitmen untuk terus berjuang bersama tim nasional Brasil.
- Alisson tetap berambisi tampil di Piala Dunia 2030 meski kini telah berusia tiga puluh tiga tahun.
Suara.com - Kiper Timnas Brasil, Alisson Becker, akhirnya angkat bicara setelah kegagalan timnya di Piala Dunia 2026.
Alisson Becker mengungkapkan kekecewaan mendalam sekaligus memberi sinyal belum ingin mengakhiri karier internasionalnya.
Brasil tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan Norwegia, melanjutkan tren buruk Selecao yang selalu dihentikan tim Eropa dalam tiga edisi terakhir.
Bagi Alisson Becker, ini menjadi Piala Dunia ketiganya setelah tampil pada 2018 dan 2022.
Melalui media sosial, kiper Liverpool itu menuliskan pesan emosional tentang perasaannya.
“Perasaan frustrasi dan sedih sangat besar, diikuti banyak pertanyaan. Tapi saya memilih untuk tidak menyerah dan bangkit,” tulisnya.
Alisson juga mengungkapkan harapannya agar semangat suporter Brasil tetap terjaga.
“Saya melihat mobilisasi besar jutaan rakyat Brasil dengan perasaan yang sama, dan saya berharap itu terus berlanjut. Kami akan terus mengejar hexa,” ujarnya.
Di usianya yang kini 33 tahun, peluang tampil di Piala Dunia 2030 masih terbuka, meski akan berusia 37 tahun saat turnamen digelar.
Ia pun memberi isyarat ingin menjalani satu siklus lagi bersama Timnas Brasil.
Sepanjang tiga edisi yang diikutinya, Brasil selalu tersingkir oleh tim Eropa yang belum pernah juara dunia, yakni Belgia (2018), Kroasia (2022), dan Norwegia (2026).
Catatan ini menjadi sorotan tajam terhadap performa Selecao di level tertinggi.
Meski gagal, Alisson menegaskan telah memberikan segalanya selama turnamen.
Alisson menyebut perjalanan di Piala Dunia penuh dinamika, antara manisnya kemenangan dan pahitnya kekalahan.
“Saya menjalani setiap hari di Piala Dunia ini dengan intens, penuh dedikasi, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik,” tutupnya.
