Apa Saja Jadi Duit, FIFA Bakal Jual Potongan Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:04 WIB
Apa Saja Jadi Duit, FIFA Bakal Jual Potongan Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026
Pemain Argentina, Julian Alvarez merayakan golnya ke gawang Swiss di semifinal Piala Dunia 2026. (@FIFA)
baca 10 detik
  • FIFA menjual potongan rumput asli final Piala Dunia 2026 sebagai suvenir resmi eksklusif.

  • Harga suvenir rumput tersebut dibanderol mulai dari Rp8,1 juta hingga Rp21,6 juta per unit.

  • Proyeksi penjualan memorabilia langka ini diperkirakan menghasilkan pendapatan hingga Rp198 miliar bagi FIFA.

Suara.com - FIFA kembali menghadirkan cara baru untuk menghasilkan pemasukan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Setelah harga tiket final sempat mengundang perhatian karena mencapai ratusan juta rupiah, kini federasi sepak bola dunia itu menjual potongan rumput asli dari lapangan final sebagai suvenir eksklusif.

Rumput tersebut berasal dari New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium) yang akan menjadi lokasi pertandingan final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan Al Jazeera setiap potongan rumput dipasarkan mulai 450 dolar AS atau sekitar Rp8,1 juta dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS.

Kolase timnas Argentina dan Inggris jelang laga Semifinal Piala Dunia 2026 (Instagram/@afaseleccionen dan @england)
Kolase timnas Argentina dan Inggris jelang laga Semifinal Piala Dunia 2026 (Instagram/@afaseleccionen dan @england)

Produk ini ditujukan bagi kolektor dan penggemar sepak bola yang ingin memiliki bagian dari sejarah Piala Dunia. Setiap potongan rumput diawetkan menggunakan akrilik premium dan dilengkapi perangkat USB yang berfungsi sebagai sertifikat keaslian.

"Miliki bagian asli dari sejarah sepak bola melalui potongan lapangan Final Piala Dunia FIFA 2026 yang diawetkan secara permanen dalam akrilik premium,” demikian tulis FIFA dalam deskripsi produknya, seperti dikutip Al Jazeera.

FIFA menyediakan tiga pilihan paket dengan harga berbeda. Paket paling murah dibanderol 450 dolar AS atau sekitar Rp8,1 juta, sedangkan paket menengah dijual seharga 900 dolar AS atau sekitar Rp16,2 juta.

Sementara itu, paket premium dipasarkan dengan harga 1.200 dolar AS atau sekitar Rp21,6 juta. Pembeli akan mendapatkan potongan rumput berukuran sekitar 7,6 x 7,6 sentimeter, lengkap dengan replika tiket final berlapis emas, miniatur bola resmi Piala Dunia, serta replika trofi berbahan kristal.

Menurut laporan The Athletic, penjualan suvenir eksklusif tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan lebih dari 11 juta dolar AS atau sekitar Rp198 miliar bagi FIFA.

Untuk menjaga nilai eksklusivitasnya, FIFA membatasi penjualan maksimal 2.026 unit di setiap kategori. Saat ini, produk tersebut hanya tersedia untuk pengiriman ke wilayah Amerika Serikat dan Eropa.

baca juga

Seluruh pesanan baru akan dikirim setelah final Piala Dunia 2026 selesai digelar.

Rumput yang akan digunakan pada laga final diketahui ditanam secara khusus di sebuah peternakan rumput di North Carolina, Amerika Serikat.

Sebagai bagian dari persiapan Piala Dunia 2026, FIFA juga mengganti seluruh permukaan lapangan stadion yang digunakan dalam turnamen menjadi rumput alami, termasuk MetLife Stadium yang sebelumnya memakai lapangan sintetis untuk pertandingan National Football League (NFL).

Meski kualitas lapangan MetLife sempat menuai kritik dalam beberapa kesempatan, FIFA tetap yakin potongan rumput dari partai final akan menjadi memorabilia bernilai tinggi yang diburu kolektor olahraga dan penggemar sepak bola dari berbagai negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikritik Sepanjang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Gak Perlu Berharap Apa-apa dari Saya

Dikritik Sepanjang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Gak Perlu Berharap Apa-apa dari Saya

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:18 WIB

Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai

Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:17 WIB

Prancis vs Spanyol: Duel Filosofi, Siapa yang Bertahan di Panggung Dunia?

Prancis vs Spanyol: Duel Filosofi, Siapa yang Bertahan di Panggung Dunia?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:50 WIB

×