Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti

Galih Prasetyo

Rabu, 15 Juli 2026 | 04:10 WIB
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Spanyol unggul atas Prancis dalam semifinal Piala Dunia 2026 di Arlington, Dallas, Rabu (15/7) melalui penalti Mikel Oyarzabal.
  • Wasit Ivan Barton memberikan penalti setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne meski sempat terjadi insiden handball kontroversial.
  • Berdasarkan regulasi FIFA, keputusan penalti tetap sah karena sentuhan tangan Yamal dianggap tidak sengaja dan tidak melanggar aturan.

Suara.com - Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Laga semifinal Piala Dunia 2026 Spanyol vs Prancis diwarnai kontroversi besar.

Momen penalti untuk Spanyol menjadi sorotan setelah bola sempat mengenai tangan Lamine Yamal sebelum pelanggaran terjadi.

Insiden itu terjadi di dalam kotak penalti Prancis.

Bola menyentuh lengan Yamal saat duel berlangsung, lalu dalam sekejap ia dijatuhkan oleh Lucas Digne.

Wasit Ivan Barton tetap menunjuk titik putih.

Keputusan itu sempat dipertanyakan, namun tetap sah setelah melalui peninjauan.

Timnas Spanyol untuk sementara unggul 1-0 atas Prancis dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Arlington, Dallas, Rabu (15/7) dinihari WIB. [Istimewa]
Timnas Spanyol untuk sementara unggul 1-0 atas Prancis dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Arlington, Dallas, Rabu (15/7) dinihari WIB. [Istimewa]

Gol penalti kemudian dieksekusi dengan sempurna oleh Mikel Oyarzabal.

Spanyol pun membuka keunggulan dalam pertandingan krusial tersebut.

Menurut penjelasan aturan, tidak semua sentuhan bola ke tangan dianggap pelanggaran.

baca juga

Faktor posisi tangan, gerakan pemain, serta unsur kesengajaan menjadi dasar utama dalam penilaian.

Dalam kasus Yamal, lengannya berada dekat dengan tubuh.

Tidak ada gerakan aktif untuk menghalau bola, sehingga dianggap sebagai kontak tidak disengaja.

“Bola menyentuh pemain, bukan pemain yang bergerak ke arah bola,”

Selain itu, status Yamal sebagai pemain menyerang juga tidak otomatis membuat situasi itu ilegal. Regulasi terbaru hanya menghukum sentuhan tangan jika langsung menghasilkan gol atau peluang instan dari kontrol tersebut.

Situasi ini berbeda karena Yamal tidak mencetak gol dari sentuhan itu. Ia justru dilanggar sesaat setelah kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:59 WIB

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:54 WIB

Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I

Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:29 WIB

Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda

Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:57 WIB

Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:32 WIB

Terkini

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:14 WIB

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:10 WIB

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×