Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat

M Nurhadi, Faqih Fathurrahman

Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:19 WIB
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
Situasi rumah duka Bambang Setiawan di Pejompongan Raya, Jumat (28/8/2026). [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Aktivis Gurun Arisastra mendesak kepolisian mengusut tuntas keterlibatan ormas dalam kericuhan di Slipi hingga Pejompongan pada Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Seorang pedagang cermin berusia 60 tahun bernama Bambang Setiawan tewas mengenaskan setelah dikeroyok sekelompok orang menggunakan bambu.
  • Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Dr. Mintohardjo namun dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba.

Suara.com - Dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam kericuhan yang pecah di kawasan Slipi hingga Pejompongan pada Kamis (27/8/2026) memicu keprihatinan publik.

Aktivis Syarikat Islam yang juga Praktisi Hukum, Gurun Arisastra, mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Gurun menilai bahwa pengerahan massa oleh kelompok tertentu dalam aksi demonstrasi justru berpotensi memicu dinamika kerusuhan dan tindakan main hakim sendiri. Oleh karena itu, ia meminta pihak kepolisian untuk memanggil serta memeriksa pimpinan maupun anggota ormas yang terlibat dalam kericuhan di lapangan.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Gurun merespons tewasnya seorang warga lansia bernama Bambang Setiawan (60) di Jalan Pejompongan Raya. Korban yang berprofesi sebagai pedagang cermin tewas tragis setelah dikeroyok sekelompok orang menggunakan bambu.

"Bambang Setiawan pedagang cermin meninggal dipukul sekelompok orang dengan bambu. Ini tidak benar, tidak berperikemanusiaan, memukul rakyat dengan bambu layaknya binatang," tegas Gurun dalam keterangan resminya, Minggu (30/8/2026).

Ia menekankan pentingnya langkah investigasi cepat dan transparan dari kepolisian demi membuktikan kedaulatan hukum di Tanah Air.

"Ini negara hukum bukan negara preman, polisi harus membuktikan kehadiran negara menerapkan hukum kepada siapapun,” pungkasnya.

Kronologi Penganiayaan Korban

Peristiwa tragis yang menimpa Bambang Setiawan terjadi pada Kamis (27/8/2026) lalu. Menurut penuturan sang istri, Sudarsih (57), suaminya saat itu hendak keluar rumah menuju lokasi kios tempatnya berjualan untuk memastikan keamanan lapaknya di tengah situasi kericuhan Pejompongan.

baca juga

Namun, di tengah perjalanan, Bambang dihentikan dan dipukuli secara brutal oleh sekelompok orang tak dikenal yang menudingnya sebagai bagian dari massa pembuat onar pasca-aksi demonstrasi.

Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo untuk mendapatkan pertolongan medis. Niat hati menyelamatkan nyawa, tim medis menyatakan kondisi korban sudah meninggal dunia saat tiba.

Jenazah korban kemudian dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati untuk proses pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Keluarga Tolak Autopsi Bambang yang Tewas Dikeroyok Saat Pejompongan Ricuh

Keluarga Tolak Autopsi Bambang yang Tewas Dikeroyok Saat Pejompongan Ricuh

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh

Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:38 WIB

×