- Spanyol unggul atas Prancis dalam semifinal Piala Dunia 2026 di Arlington, Dallas, Rabu (15/7) melalui penalti Mikel Oyarzabal.
- Wasit Ivan Barton memberikan penalti setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne meski sempat terjadi insiden handball kontroversial.
- Berdasarkan regulasi FIFA, keputusan penalti tetap sah karena sentuhan tangan Yamal dianggap tidak sengaja dan tidak melanggar aturan.
Artinya, ada dua keputusan terpisah dalam satu momen.
Pertama, wasit menilai tidak ada handball. Kedua, pelanggaran Digne dinilai sah sebagai penalti.
Karena tidak ada pelanggaran sebelumnya, permainan tetap berjalan.
Hal ini membuat keputusan penalti tetap valid menurut aturan resmi.
Penjelasan ini merujuk pada Law 12 dalam Laws of the Game.
Aturan tersebut menegaskan bahwa posisi tangan yang natural tidak bisa dianggap pelanggaran.
Meski terlihat janggal bagi sebagian penonton, keputusan wasit dinilai tepat secara teknis.
Gol dari titik putih itu menjadi momentum penting bagi Spanyol.
Spanyol kemudian memperbesar keunggulan melalui gol Pedro Porro di babak kedua.
Spanyol pun melangkah ke final Piala Dunia untuk kali kedua mengulang capaian 16 tahun lalu pada Piala Dunia 2010.
