Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026

Ruth Meliana

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:25 WIB
Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026
Statistik Inggris vs Argentina jelang semifinal Piala Dunia 2026. Simak rekor Kane-Bellingham, Lionel Messi, head to head, hingga prediksi Opta. [Dok. GeminiAI]
baca 10 detik
  • Inggris dan Argentina memiliki sejarah rivalitas panjang di Piala Dunia yang dipicu oleh kontroversi laga dan politik.
  • Pertemuan krusial kedua tim kembali terjadi pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
  • Inggris diprediksi unggul tipis atas Argentina dalam laga tersebut karena memiliki kedalaman skuad yang lebih segar.

Suara.com - Pertemuan antara Inggris vs Argentina di Piala Dunia selalu menjadi salah satu laga paling panas dan penuh cerita dalam sejarah sepak bola. Rivalitas ini bukan hanya soal bola, tapi juga sarat muatan politik, kontroversi, dan momen ikonik yang diabadikan selamanya.

Menjelang semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Inggris vs Argentina kembali bertemu dalam panggung yang sangat krusial. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Mari kita telusuri sejarahnya terlebih dahulu.

Awal Rivalitas Inggris vs Argentina di Panggung Dunia

Pertemuan Argentina vs. Inggris di Ajang Piala Dunia. (fifa.com)
Pertemuan Argentina vs. Inggris di Ajang Piala Dunia. (fifa.com)

 

Pertemuan Inggris vs Argentina pertama di Piala Dunia terjadi pada 1962 di Chile. Inggris menang 3-1 atas Argentina dalam fase grup.

Gol-gol dari Ron Flowers, Bobby Charlton, dan Jimmy Greaves membuat The Three Lions unggul. Laga tersebut relatif tenang dibandingkan pertemuan selanjutnya.

Empat tahun kemudian, di Piala Dunia 1966 yang digelar di Inggris, kedua tim bertemu lagi di perempat final di Wembley. Inggris menang 1-0 melalui gol Geoff Hurst. Namun, pertandingan ini dikenal dengan insiden Antonio Rattín, kapten Argentina yang diusir wasit.

Rattín protes keras, membuat laga penuh ketegangan fisik. Inggris akhirnya juara dunia tahun itu, sementara Argentina pulang dengan kekecewaan.

Era Maradona dan Kontroversi Tangan Tuhan

Diego Armando Maradona mengecoh bek Inggris Terry Butcher saat menggiring bola yang kemudian melewati hadangan kiper Peter Shilton ketika menciptakan gol kedua ke gawang Inggris dalam pertandingan Piala Dunia 1986 di Mexico City pada 22 Juni 1986 yang Argentina menang 2-1 dan salah satu gol lainnya dicetak Maradona yang kemudian dikenal dengan gol tangan Tuhan. ANTARA/AFP/STAFF/aa.
Diego Armando Maradona mengecoh bek Inggris Terry Butcher saat menggiring bola yang kemudian melewati hadangan kiper Peter Shilton ketika menciptakan gol kedua ke gawang Inggris dalam pertandingan Piala Dunia 1986 di Mexico City pada 22 Juni 1986 yang Argentina menang 2-1 dan salah satu gol lainnya dicetak Maradona yang kemudian dikenal dengan gol tangan Tuhan. ANTARA/AFP/STAFF/aa.

 

Puncak rivalitas terjadi pada 1986 di Meksiko. Di perempat final, Argentina menang 2-1 atas Inggris. Gol pertama Diego Maradona dicetak dengan "Tangan Tuhan" (Hand of God), di mana ia menggunakan tangan untuk mencetak gol yang tak terdeteksi wasit.

Gol kedua Maradona adalah salah satu gol terbaik sepanjang masa. Ia melewati setengah tim Inggris sendirian.

Pertandingan ini sarat muatan politik karena baru saja berakhirnya Perang Falklands (Malvinas) antara kedua negara pada 1982. Kemenangan ini membawa Argentina ke final dan akhirnya juara dunia.

baca juga

Pada 1998 di Prancis, kedua tim bertemu di babak 16 besar. Laga berakhir 2-2 dalam waktu normal. Michael Owen mencetak gol indah, Alan Shearer dari penalti, sementara Gabriel Batistuta dan Javier Zanetti mencetak gol untuk Argentina.

Namun, David Beckham diusir setelah tendangan balasan ke Diego Simeone. Argentina menang 4-3 lewat adu penalti dan melaju lebih jauh.

Terakhir, di Piala Dunia 2002, Inggris membalas di fase grup dengan kemenangan 1-0. Gol penalti David Beckham menjadi penebusan atas kartu merahnya di 1998.

Ini adalah kemenangan ketiga Inggris di Piala Dunia melawan Argentina (1962, 1966, 2002), sementara Argentina unggul di 1986 plus penalti 1998.

Secara keseluruhan di Piala Dunia, Inggris unggul 3-1 ditambah satu kekalahan penalti. Total pertemuan resmi, Inggris lebih dominan dengan 6 kemenangan berbanding 2-3 milik Argentina plus beberapa imbang.

Prediksi Inggris vs Argentina di Semifinal 2026

Ilustrasi babak semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina [Suara.com/AI]
Ilustrasi babak semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina [Suara.com/AI]

 

Di Piala Dunia 2026, Argentina datang sebagai juara bertahan (2022) dengan Lionel Messi yang masih menjadi inspirasi meski usianya sudah tidak muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal

Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:06 WIB

Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris

Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 06:56 WIB

Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik

Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?

Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?

Sumsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T

Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink

Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh

Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996

30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:21 WIB

3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan

3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau

Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya

Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor

Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:00 WIB

×