Alasan Timnas Indonesia akan Lolos ke Piala Dunia 2030 Menurut Pengamat

Arief Apriadi

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:40 WIB
Alasan Timnas Indonesia akan Lolos ke Piala Dunia 2030 Menurut Pengamat
Trofi Piala Dunia (twitter.com/FIFAWorldCup)
baca 10 detik
  • Wacana penambahan peserta menjadi 64 negara di Piala Dunia 2030 membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia tampil.
  • Pelatih John Herdman dinilai mampu mentransformasi taktik Timnas Indonesia agar dapat bersaing kompetitif dengan negara-negara Asia lainnya.
  • FIFA menunjuk Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama perayaan 100 tahun Piala Dunia pada 2030.

Suara.com - Wacana ekspansi jumlah peserta menjadi 64 negara pada Piala Dunia 2030 membawa angin segar bagi masa depan Timnas Indonesia.

Peluang skuad Garuda untuk tampil di panggung turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut dinilai semakin realistis di bawah komando pelatih John Herdman.

Kehadiran juru taktik sarat pengalaman itu diyakini mampu meningkatkan level kompetitif para pemain nasional agar dapat bersaing dengan negara-negara kuat di Asia.

Peluang Timnas Indonesia di Era John Herdman

Para pemain Timnas Indonesia saat menjalani pemusatan latihan di Bali jelang Piala AFF 2026. [Dok. KitaGaruda]
Para pemain Timnas Indonesia saat menjalani pemusatan latihan di Bali jelang Piala AFF 2026. [Dok. KitaGaruda]

Keyakinan terkait prospek cerah Timnas Indonesia ini diungkapkan pengamat sepak bola nasional, Justinus Laksana, atau yang akrab disapa Coach Justin.

Saat ditemui di area Stadion New York New Jersey pada Minggu waktu setempat, ia membeberkan analisisnya mengenai potensi skuad Garuda saat ini.

Pria yang lama berkecimpung sebagai pandit sepak bola tersebut melihat adanya transformasi positif secara taktik sejak Timnas Indonesia ditangani John Herdman.

"Saya melihat, dengan pelatih John Herdman, kita bisa bersaing dengan negara-negara Asia lainnya," ujar Justin di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, dikutip dari Antara, Selasa (21/7/2026).

Transformasi karakter bermain inilah yang membuatnya berani memprediksi langkah Indonesia menuju putaran final Piala Dunia 2030 bukan sekadar mimpi.

baca juga

Format 64 Tim Bisa Buka Peluang Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menjadi salah satu peserta yang akan bersaing di Piala AFF 2026. (@PSSI)
Timnas Indonesia menjadi salah satu peserta yang akan bersaing di Piala AFF 2026. (@PSSI)

Peluang skuad Garuda untuk mengukir sejarah tersebut dinilai semakin terbuka jika wacana perubahan format turnamen dari FIFA benar-benar direalisasikan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya memang secara terbuka mengakui bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan ide untuk menyertakan 64 tim pada edisi Piala Dunia mendatang.

Kebijakan tersebut dinilai dapat memberikan ruang lebih luas bagi negara-negara berkembang untuk merasakan atmosfer panggung sepak bola global.

Jika wacana ekspansi jumlah peserta tersebut terealisasi, Coach Justin berharap para pemain Timnas Indonesia mampu menunjukkan performa maksimal sejak fase kualifikasi.

Perjuangan maksimal di fase kualifikasi menjadi krusial bagi skuad Garuda untuk mengamankan tiket ke putaran final tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan negara lain.

"Kalau begitu, saya yakin," kata Justin menegaskan optimismenya terhadap masa depan Timnas Indonesia.

Piala Dunia 2030 Rayakan 100 Tahun Turnamen

Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi monumental karena menandai 100 tahun sejak turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut pertama kali digelar.

Spanyol, Portugal, dan Maroko telah ditunjuk sebagai tuan rumah utama yang akan menyelenggarakan sebagian besar pertandingan pada edisi tersebut.

Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah satu abad Piala Dunia, FIFA memberikan kesempatan kepada tiga negara Amerika Selatan untuk menggelar masing-masing satu pertandingan.

Uruguay terpilih mendapatkan mandat tersebut karena ibu kotanya, Montevideo, menjadi lokasi penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930.

Sementara itu, Argentina juga akan menggelar satu pertandingan seremonial di negaranya. Adapun satu laga lainnya akan berlangsung di Paraguay.

Penyelenggaraan Piala Dunia 2030 di enam negara tersebut menjadi bagian dari perayaan 100 tahun turnamen.

Di tengah momentum bersejarah itu, Timnas Indonesia juga diharapkan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belgia Mengecewakan di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Ogah Perpanjang Kontrak

Belgia Mengecewakan di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Ogah Perpanjang Kontrak

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:24 WIB

John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan

John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:18 WIB

Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja

Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:03 WIB

Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia

Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:25 WIB

Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026

Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×