- Kiper asal Jerman Marc-Andre ter Stegen menjalani debut sebagai starter bersama Ajax Amsterdam melawan PEC Zwolle.
- Pelatih Miguel Munoz secara resmi menggeser posisi kiper Timnas Indonesia Maarten Paes pada pekan pertama Eredivisie 2026/2027.
- Ajax Amsterdam sukses meraih kemenangan 2-0 atas PEC Zwolle melalui gol Jorthy Mokio dan Julian Brandt.
Suara.com - Kiper asal Jerman Marc-Andre ter Stegen akhirnya menjalani debutnya bersama Ajax Amsterdam.
Ter Stegen langsung dipercaya tampil sebagai starter saat menghadapi PEC Zwolle dalam lanjutan Eredivisie.
Pelatih Ajax Miguel Munoz di pekan pertama Eredivisie 2026/2027 menggeser posisi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Sebelumnya, posisi penjaga gawang utama masih diisi Maarten Paes saat Ajax menghadapi Shelbourne FC.
Digesernya Maarten Paes dengan Ter Stegen langsung menjadi bahan perbincangan hangat fans Ajax, terutama di media sosial.
Di platform X, reaksi positif langsung membanjiri lini masa setelah susunan pemain diumumkan.
Banyak fans tak menyangka Ter Stegen langsung turun sebagai starter dalam laga tandang tersebut.
“Ter Stegen lawan PEC Zwolle, ini sih level dunia!” tulis salah satu suporter.
Komentar lain menambahkan, “Akhirnya, ini baru kelihatan seperti Ajax yang sesungguhnya.”
Pertandingan PEC melawan Ajax sendiri suskes dimenangkan oleh de Godenzonen dengan skor 2-0.
Dua gol kemenangan Ajax dicetak oleh Jorthy Mokio pada menit ke-76 dan Julian Brandt pada masa injury time.
Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes
Sebelum gabung Ajax, Ter Stegen hanya tampil dalam dua pertandingan dengan total 180 menit bermain.
Ia mencatat save percentage 66,7% dan kebobolan dua gol tanpa clean sheet.
Sebaliknya, Paes tampil reguler sepanjang musim dengan save percentage di kisaran 75%, serta rasio kebobolan lebih rendah dan beberapa clean sheet.
Distribusi Bola: Keunggulan Ter Stegen
Meski kalah dalam statistik shot-stopping, Ter Stegen tetap unggul dalam aspek build-up.
Ia dikenal sebagai salah satu kiper dengan distribusi terbaik di dunia, bahkan memiliki akurasi umpan mendekati 100% dalam sampel kecil musim lalu.
Paes sendiri cukup solid dengan akurasi tinggi, tetapi gaya bermainnya lebih direct dan tidak sekompleks Ter Stegen dalam membangun serangan.
Faktor Penentu: Pengalaman vs Performa
Ter Stegen datang dengan status besar: mantan kiper utama Barcelona dengan lebih dari 400 penampilan dan segudang gelar.
Namun, ia juga datang dengan catatan, minim menit bermain, riwayat cedera, serta kehilangan posisi utama.
Ajax sendiri merekrut Ter Stegen untuk menambah pengalaman dan kualitas di skuad. Bahkan ada indikasi ia diproyeksikan menjadi pilihan utama jika fit.