- I.League resmi mencabut larangan suporter tandang setelah mendapat restu bersyarat dari FIFA di Jakarta.
- Pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi, seperti Persija melawan Persib, tetap dilarang menghadirkan suporter tamu.
- Seluruh distribusi tiket pertandingan musim depan wajib menggunakan aplikasi terintegrasi bernama Sobat Liga.
Suara.com - Kompetisi sepak bola Indonesia memasuki babak baru setelah operator I.League resmi mencabut kebijakan larangan suporter tandang untuk musim kompetisi mendatang.
Keputusan ini diambil setelah pembatasan kehadiran pendukung tim tamu diberlakukan selama kurang lebih empat tahun pascatragedi Kanjuruhan.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) juga telah memberikan lampu hijau bersyarat agar tradisi suporter tandang kembali hadir di stadion.
Syarat Ketat dan Restu FIFA

Direktur I.League, Ferry, menjelaskan bahwa menurunnya angka insiden antarsuporter menjadi salah satu landasan pihaknya mengajukan proposal kepada FIFA.
"Bisa dibilang beberapa persoalan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim. Dengan dasar itu, kita coba propose ke FIFA. Dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan," kata Ferry kepada awak media di Kantor I.League, Jakarta, Selasa.
Restu FIFA tersebut disertai sejumlah catatan ketat yang wajib dipatuhi seluruh pihak.
Operator liga telah mendistribusikan panduan khusus berisi batasan dan larangan yang harus dipatuhi seluruh manajemen klub peserta kompetisi.
"Jadi klub-klub itu kita udah share apa-apa aja barrier-barrier yang harus dipatuhi, apa-apa larangan yang harus dijaga, sehingga kontinuitas daripada suporter away ini bisa terus terjaga," tambah dia.
Laga Rivalitas Tinggi Tetap Tanpa Suporter Tandang
Meski larangan secara umum telah dicabut, kehadiran suporter tim tamu tidak otomatis berlaku untuk seluruh pertandingan.
Ferry menegaskan laga dengan tingkat rivalitas tinggi tetap mendapat perlakuan khusus demi menjaga keamanan dan stabilitas di stadion.
Pertandingan dengan sejarah panjang gesekan, seperti Persebaya Surabaya melawan Arema FC, dipastikan tetap melarang kehadiran suporter tandang.
Hal serupa berlaku pada duel klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung yang masih akan digelar tanpa pendukung tim tamu.
"Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," tegas dia.
Tiket Wajib Lewat Aplikasi Sobat Liga
Untuk meminimalisasi kebocoran tiket dan memantau pergerakan massa, I.League telah menyiapkan sistem infrastruktur tiket yang lebih terintegrasi.
Seluruh distribusi tiket pertandingan kini wajib dilakukan melalui aplikasi Sobat Liga untuk mendukung transparansi data penonton.
"Sistem tersebut sudah kami bagikan kepada klub dan sudah diuji coba. Sampai hari ini berjalan sangat baik karena beberapa infrastruktur juga sudah diperbaiki," ujar dia.
Jadwal Padat Kompetisi Musim Depan
Kebijakan baru terkait suporter tersebut akan mulai diterapkan saat kompetisi kasta tertinggi, Super League, bergulir pada 4 September mendatang.
Sementara itu, kompetisi kasta kedua, Championship, dijadwalkan memulai pertandingan pada 12 September.
Rangkaian kompetisi sepak bola nasional kemudian semakin padat dengan bergulirnya League Cup yang dijadwalkan memulai pertandingan pada 3 November mendatang, demikian Antara.