-
Maarten Paes dipuji pelatih usai antar Ajax lolos playoff UEFA Conference League.
-
Penasihat Teknis PSSI Jordi Cruyff dikritik suporter akibat performa buruk skuad Ajax.
-
Ajax Amsterdam dijadwalkan menantang FC Sion pada babak playoff kualifikasi bulan Agustus.
Suara.com - Maarten Paes dan Jordi Cruyff mendapatkan sorotan berbeda setelah Ajax Amsterdam memastikan tiket ke babak play-off UEFA Conference League 2026/2027. Paes mendapat pujian sedangkan Cruyff yang menjabat sebagai penasihat teknis PSSI dihujat suporter.
Paes mendapat apresiasi atas penampilannya di bawah mistar, sedangkan Jordi Cruyff justru menjadi sasaran kritik sejumlah suporter Ajax.
Paes dipercaya tampil sejak menit pertama ketika Ajax bertandang ke markas Shelbourne FC dalam leg kedua babak kualifikasi UEFA Conference League 2026/2027.
![Reaksi Mengejutkan Fans Ajax Lihat Maarten Paes Digeser Ter Stegen [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/10/43450-maarten-paes.jpg)
Pertandingan yang berlangsung di kandang Shelbourne tersebut berakhir dengan skor 2-2. Hasil itu sudah cukup bagi Ajax untuk melaju karena sebelumnya menang 3-1 pada leg pertama.
Ajax sempat membuka keunggulan melalui Julian Brandt. Namun, Shelbourne mampu memberikan respons lewat gol Evan Caffrey.
Dalam situasi tersebut, Paes menunjukkan perannya sebagai penjaga gawang Ajax. Kiper Timnas Indonesia itu menggagalkan sundulan Rodrigo Freitas yang berpotensi membuat tuan rumah berbalik unggul.
Ajax kemudian kembali memimpin sebelum turun minum. Anton Gaaei mencetak gol dan membawa tim asal Amsterdam tersebut memasuki jeda dengan keunggulan 2-1.
Situasi berubah setelah pertandingan memasuki babak kedua. Ajax mulai kesulitan mengontrol permainan dan Shelbourne semakin berani memberikan tekanan.
Tuan rumah sempat mencetak gol melalui Milan Mbeng. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menyatakan sang pemain berada dalam posisi offside.
Shelbourne akhirnya benar-benar menyamakan skor pada menit ke-85. Sean Moore yang baru masuk sebagai pemain pengganti melepaskan tembakan ke sudut jauh yang tidak mampu dijangkau Paes.
Meski kebobolan dua gol, performa Paes tetap mendapat apresiasi dari pelatih Ajax, Míchel Sánchez. Sang pelatih bahkan memberikan penilaian positif terhadap kemampuan kiper Timnas Indonesia tersebut.
"Kami dapat mengandalkan Maarten karena dia adalah kiper top sejati dan kami memiliki jaminan atas kemampuannya," kata Michel kepada Ziggo Sport.
Pujian tersebut menjadi kabar positif bagi Paes. Ia mendapat kesempatan bermain di tengah kondisi Marc-Andre ter Stegen yang belum sepenuhnya bugar.
Jika Paes mendapatkan apresiasi, Jordi Cruyff justru menghadapi situasi berbeda. Petinggi Ajax yang juga menjabat sebagai penasihat teknis PSSI dan Timnas Indonesia itu mendapat sorotan dari sejumlah suporter.
Penampilan Ajax yang dinilai kurang meyakinkan ketika menghadapi Shelbourne membuat kebijakan transfer dan komposisi skuad kembali dipertanyakan.
Sejumlah suporter bahkan mengaitkan keputusan memainkan banyak pemain pelapis dengan kebijakan Jordi Cruyff. Kritik disampaikan melalui media sosial setelah pertandingan.
Di sisi lain, Ajax tetap berhasil mencapai target terdekat dengan memastikan tiket ke babak playoff. Namun, hasil imbang melawan Shelbourne menunjukkan masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum menghadapi lawan berikutnya.
Ajax selanjutnya akan menghadapi FC Sion pada babak playoff UEFA Conference League 2026/2027. Leg pertama dijadwalkan berlangsung pada Jumat (21/8/2026), sedangkan pertandingan kedua digelar pada 28 Agustus 2026.