- Manchester United kalah 0-2 dari Hull City di MKM Stadium pada laga awal Liga Inggris.
- Kapten Bruno Fernandes mengakui timnya mengulang kesalahan musim lalu akibat lemah dalam situasi bola mati.
- Mantan striker Tony Cascarino mengkritik Bruno Fernandes karena dinilai gagal menunjukkan kepemimpinan selama pertandingan.
Suara.com - Manchester United mengawali musim baru Liga Inggris dengan hasil mengecewakan setelah takluk 0-2 dari tim promosi Hull City di MKM Stadium.
Kekalahan tersebut langsung memunculkan kritik tajam terhadap sejumlah pemain, termasuk kapten Bruno Fernandes.
Gelandang asal Portugal itu dinilai gagal memberikan pengaruh besar saat Setan Merah kesulitan menghadapi permainan agresif tuan rumah.
Fernandes sebelumnya mengkritik performa timnya setelah pertandingan.
Dia menilai Manchester United kembali melakukan kesalahan yang sama seperti musim lalu, terutama ketika bermain tandang.
“Kesalahan yang sama seperti musim lalu. Setiap pertandingan tandang kami memberikan terlalu banyak penguasaan bola kepada mereka,” kata Fernandes kepada TNT Sports.
Dia juga menyoroti buruknya tekanan Manchester United sejak awal pertandingan serta kelemahan dalam menghadapi situasi bola mati.
Dua gol Hull City yang lahir melalui skema set-piece menjadi penentu kekalahan tim asuhan Michael Carrick tersebut.
“Kami perlu melakukan pressing lebih banyak, lebih agresif, dan kemudian kami juga harus bekerja pada situasi bola mati agar tidak kebobolan gol-gol seperti ini,” ujar Fernandes.
Namun, komentar Fernandes terhadap rekan-rekannya justru mendapat respons keras dari mantan striker Chelsea, Tony Cascarino.
Cascarino bahkan menyebut Fernandes nyaris tidak terlihat sepanjang pertandingan melawan Hull City.
Menurut dia, pemain berusia 31 tahun itu gagal menunjukkan energi dan kepemimpinan yang dibutuhkan Manchester United.
“Saya selalu merasa Bruno Fernandes memiliki kualitas yang luar biasa, tetapi ketika dia menghilang, dia benar-benar menghilang,” kata Cascarino kepada talkSPORT.
Dia menilai masalah Manchester United bukan hanya soal taktik, tetapi juga sikap para pemain ketika menghadapi lawan.
Cascarino membandingkan tim United saat ini dengan generasi sebelumnya yang dikenal memiliki intensitas dan mentalitas kuat.
“Ketika bermain melawan tim-tim Manchester United sebelumnya, mereka tidak membiarkan Anda bernapas. Anda datang ke Old Trafford dengan rasa takut karena akan dihantam,” ujarnya.