- Kapten Bangladesh Jamal Bhuyan menilai laga melawan Indonesia di ASEAN Cup 2026 sangat berat karena kualitas skuad lawan.
- Timnas Bangladesh menyiapkan strategi khusus dan menganalisis video untuk menghadapi tekanan suporter tuan rumah serta kekuatan Indonesia.
- Bangladesh bertekad tampil kompetitif untuk memberikan performa terbaik demi memenuhi tanggung jawab kepada para pendukung setianya.
Suara.com - Kapten Timnas Bangladesh Jamal Bhuyan menyadari laga melawan Indonesia pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi tantangan berat.
Selain perbedaan peringkat FIFA, Jamal menyoroti kualitas pemain Timnas Indonesia yang banyak memiliki pengalaman di kompetisi Eropa serta tekanan suporter tuan rumah.
amal menyebut timnya telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi Indonesia. Bangladesh juga telah melakukan sesi analisis video untuk mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan.
"Kemarin kami melakukan sesi video tentang Indonesia. Kami tahu, mungkin Indonesia adalah tim terkuat di turnamen ini. Jadi kami melihat kekuatan dan kelemahan Indonesia melalui video," kata Jamal, dikutip dari Bangla Tribune.
Gelandang berusia 36 tahun itu mengatakan Bangladesh masih akan melakukan persiapan tambahan sebelum pertandingan.
![Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, melontarkan kritik keras terhadap sejumlah komentar di media sosial yang dinilainya memberikan ekspektasi tidak realistis kepada tim.[Dok New Age]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/21/13137-timnas-bangladesh.jpg)
Namun, ia enggan membocorkan secara detail strategi yang akan diterapkan.
"Hari ini kami akan bekerja lebih banyak tentang Indonesia. Akan ada beberapa rencana khusus untuk tim. Saya rasa detailnya tidak perlu diungkapkan," ujarnya.
Jamal mengakui Bangladesh juga harus menghadapi tantangan dari atmosfer pertandingan di kandang Indonesia. Ribuan suporter tuan rumah diperkirakan memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
"Kami memiliki beberapa target tertentu. Kami telah melihat dua striker mereka. Pada dasarnya kami bermain dengan cara yang berbeda. Kekuatan dan kelemahan kami juga berbeda," kata Jamal.
"Kami akan berusaha menghadapi para suporter. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi," lanjutnya.
Menurut Jamal, Bangladesh tidak ingin terlalu memikirkan hasil pertandingan tim lain.
Fokus utama mereka adalah memberikan penampilan terbaik ketika menghadapi Indonesia.
"Yang sebenarnya harus kami lakukan adalah fokus kepada diri sendiri. Kami tidak perlu melihat tim lain. Kami harus fokus pada diri kami dan bekerja pada hal-hal yang masih bisa kami tingkatkan," tuturnya.
Jamal menegaskan Bangladesh tetap memiliki target untuk tampil kompetitif. Ia ingin timnya memberikan pertandingan yang layak sekaligus memenuhi tanggung jawab kepada para pendukung.
"Kami berharap bisa bermain dengan baik dan memberikan pertandingan yang bagus. Jika kami menang, kami menang. Jika seri, itu juga hasil yang bagus," kata Jamal.