FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB
FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh
FAM Malaysia (ig FAM)
baca 10 detik
  • FAM mengirimkan surat resmi ke FIFA guna meminta klarifikasi perubahan durasi injury time.

  • Perubahan waktu tambahan dari dua ke tujuh menit memicu dua gol penentu Indonesia.

  • Protes diajukan demi transparansi aturan, bukan untuk membatalkan kemenangan Timnas Indonesia.

Suara.com - Kelolosan Timnas Indonesia ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 kini menuai sorotan tajam dari Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Federasi tetangga tersebut secara resmi melayangkan surat keberatan dan mendesak FIFA membeberkan alasan perubahan durasi stoppage time yang dinilai janggal.

Gugatan federasi jiran dipicu oleh drama menit akhir saat Skuad Garuda membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10). Loncatan skor tajam pada masa perpanjangan waktu tersebut langsung mendepak posisi Malaysia dari puncak klasemen Grup A akibat kalah produktivitas gol.

Kekecewaan FAM berakar dari perbedaan angka tambahnya waktu yang ditampilkan oleh perangkat pertandingan di pinggir lapangan. Papan petunjuk wasit cadangan dan tayangan siaran langsung semula menyepakati durasi perpanjangan waktu hanya dua menit.

Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Baker berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bay/wsj]
Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Baker berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bay/wsj]

Namun, keputusan tersebut mendadak dikoreksi menjadi tujuh menit tanpa alasan yang terlihat jelas di lapangan. Tambahan waktu ekstra yang terbilang panjang ini dimanfaatkan secara maksimal oleh armada Indonesia untuk menyarangkan dua gol penutup.

Langkah tegas diambil FAM demi meminta akuntabilitas penuh atas kejanggalan proses pengoperasian waktu oleh korps baju hitam.

"Dalam pertandingan tersebut, durasi stoppage time yang awalnya diumumkan selama dua menit kemudian diubah menjadi tujuh menit. Terkait hal ini, FAM akan mengajukan permintaan resmi kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk meminta klarifikasi mengenai dasar, prosedur, dan situasi yang melatarbelakangi perubahan durasi injury time tersebut," tulis FAM.

Federasi asal Kuala Lumpur itu menegaskan bahwa prinsip keadilan serta transparansi mutlak diterapkan dalam kompetisi sepak bola tingkat internasional.

"FAM juga berpandangan bahwa masalah ini perlu mendapat perhatian yang semestinya, mengingat pertandingan tersebut menentukan klasemen akhir Grup A, yang berdampak pada penentuan tim yang lolos ke babak final," ucap FAM.

"Oleh karena itu, FAM mendesak FIFA untuk meninjau kembali insiden tersebut dan memberikan penjelasan rinci mengenai keputusan yang diambil oleh perangkat pertandingan, termasuk apakah perubahan durasi injury time tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku."

baca juga

Sikap keras Malaysia murni dipicu oleh kebingungan teknis terkait adanya dua kali pengumuman waktu tambahan dalam satu laga yang sama.

"FAM ingin menegaskan bahwa permintaan ini tidak dimaksudkan untuk mempertanyakan hasil pertandingan atau mempermasalahkan pencapaian tim mana pun; melainkan bertujuan untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai proses dan prosedur kepemimpinan pertandingan guna mengatasi kebingungan yang muncul."

Aksi protes ini menjadi latar belakang persaingan sengit fase grup, di mana Indonesia dan Malaysia saling sikut demi meraih tiket tunggal ke laga pamungkas. Kemenangan telak sembilan gol Timnas Indonesia akhirnya menutup peluang Malaysia secara tragis hanya karena selisih agregat gol yang sangat tipis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×