- Skuad sepak bola putri Indonesia MilkLife Strikers lolos ke final Singa Cup 2026 di Singapura pada 2 November 2026.
- MilkLife Strikers melaju ke partai puncak sebagai pemuncak klasemen Grup A setelah mengalahkan Rato Bangala 13-0 di The Rainforest Hub.
- Pada babak final tanggal 3 November 2026, MilkLife Strikers akan kembali menghadapi Selangor FC Academy A untuk memperebutkan gelar juara.
Suara.com - Skuad sepak bola putri Indonesia, MilkLife Strikers, memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 di Singapura. Mereka melaju ke partai puncak setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A pada Senin (2/11/2026).
Perjalanan MilkLife Strikers menuju final diwarnai kemenangan telak 13-0 atas wakil Nepal, Rato Bangala, serta kekalahan tipis 0-1 dari wakil Malaysia, Selangor FC Academy A.
Hasil tersebut membuat MilkLife Strikers akan kembali berhadapan dengan Selangor FC Academy A dalam perebutan gelar juara pada Selasa (3/11/2026).
MilkLife Strikers Menang 13-0 atas Wakil Nepal
![Wakil Indonesia, MilkLife Strikers lolos ke final Singa Cup 2026 setelah menang 13-0 atas Rato Bangala. Mereka akan kembali menghadapi Selangor FC Academy A. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/11/02/48420-wakil-indonesia-hadapi-selangor-fc.jpg)
Bertanding di The Rainforest Hub, anak asuh Jacksen F. Tiago harus menjalani dua pertandingan dalam satu hari.
Pada laga pertama, MilkLife Strikers meraih kemenangan besar 13-0 atas Rato Bangala. Locita Waranggani membuka keunggulan Indonesia melalui tembakan jarak jauh pada menit ketujuh.
Keyla A. P. Natawijaya menggandakan keunggulan pada menit ke-11. Dua menit berselang, Nadia S. Azzahra turut mencatatkan namanya di papan skor. MilkLife Strikers kemudian mendapat tambahan gol dari kesalahan pemain Nepal yang mencetak gol bunuh diri.
Menjelang turun minum, Adiba S. Primayuga sukses mengeksekusi penalti untuk membawa MilkLife Strikers unggul 5-0.
Ferisa Dewi Widodo Cetak Hattrick
Dominasi MilkLife Strikers berlanjut pada babak kedua. Ferisa Dewi Widodo menjadi salah satu pemain yang menonjol setelah mencetak tiga gol pada menit ke-25, 27, dan 37.
Angelina P. S. Mongan, Adelice Maureen, serta gol kedua Adiba turut menambah keunggulan Indonesia hingga pertandingan berakhir dengan skor 13-0.
Ferisa mengaku bersyukur bisa mencetak tiga gol sekaligus. Ia menyebut kepercayaan diri dan motivasi menjadi bekal penting dalam pertandingan tersebut.
“Saya senang dan bersyukur hari ini bisa hat-trick," kata Ferisa Dewi Widodo.
"Sejak kemarin saya memang meyakinkan diri sendiri untuk tampil lebih percaya diri supaya bisa menampilkan yang terbaik," tambahnya.
"Alhamdulillah hari ini bisa menang tadi melawan (tim asal) Nepal," ungkapnya.
"Perjuangan belum berakhir karena kami ke sini mau juara," tegasnya.
"Itu yang menjadi motivasi saya dan teman-teman," sambungnya.
"Walaupun tadi sempat kalah, tidak apa-apa yang penting besok kami akan berjuang lagi,” ucap pemain asal Jawa Barat tersebut.
MilkLife Strikers Kembali Hadapi Selangor FC di Final
Namun, MilkLife Strikers gagal melanjutkan tren kemenangan pada pertandingan kedua. Setelah jadwal sempat tertunda akibat hujan deras di The Rainforest Hub, mereka harus mengakui keunggulan Selangor FC Academy A dengan skor 0-1.
Meski kalah, MilkLife Strikers tetap lolos ke final sebagai juara Grup A berkat keunggulan selisih gol. Mereka mencatatkan selisih gol +17, unggul atas Selangor FC Academy A yang mengoleksi +9 dan Lion City Sailors dengan +8.
Hasil tersebut mempertemukan kembali MilkLife Strikers dengan Selangor FC Academy A pada partai final, Selasa (3/11/2026). Laga ini menjadi kesempatan bagi wakil Indonesia untuk membalas kekalahan di fase grup sekaligus merebut gelar juara.
Asisten Pelatih MilkLife Strikers, Sasi Kirana, mengapresiasi perjuangan para pemain yang harus menjalani dua pertandingan dalam sehari.
“Waktu pertandingan pertama melawan Nepal, para pemain tetap memperlihatkan semangat tinggi meski tahu tim yang dihadapi punya level permainan sedikit di bawah kita," ungkap Sasi Kirana.
"Saya sangat apresiasi perjuangan mereka, setiap ada peluang berhasil dimaksimalkan dengan baik," pujinya.
"Untuk pertandingan kedua kami belum berhasil menang," ujar Sasi menyinggung laga kontra wakil Malaysia.
"Tapi pemain tetap tampil ngotot," tambahnya.
"Selain itu, kedua tim juga tampil bagus dengan saling bertukar serangan," analisis sang pelatih.
Untuk menghadapi final, Sasi menyebut timnya akan mengevaluasi sejumlah aspek, terutama ketenangan pemain saat berada dalam posisi tertinggal.
"Untuk final besok, ada beberapa hal yang akan menjadi evaluasi terutama bagaimana bisa lebih tenang meski dalam keadaan tertinggal," jelasnya.
"Sisanya, saya percaya para pemain akan tetap tampil penuh motivasi,” tutup Sasi.
MilkLife Strikers Tampil di Kategori Girls U-12
Singa Cup merupakan turnamen sepak bola kelompok usia muda yang rutin digelar di Singapura sejak 2011.
Pada edisi 2026, kompetisi tersebut diikuti 136 tim dari 13 negara. MilkLife Strikers berkompetisi di kategori Girls U-12 dengan skuad yang berasal dari pemain hasil seleksi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026 di Indonesia.