cianjur

Inilah Mengapa Seseorang Sangat Sulit Minta Maaf, Mulai Sekarang Jangan Ragu

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 15 Agustus 2022 | 19:30 WIB
Inilah Mengapa Seseorang Sangat Sulit Minta Maaf, Mulai Sekarang Jangan Ragu
Ilustrasi maaf (pixabay/kalhh)

SuaraCianjur.Id,- Manusia tidak terlepas dari berbuat salah, karena banyak dari kita yang secara sadar dan tidak sadar telah melakukan kesalahan.

Etikanya saat berbuat salah kepada orang lain, maka meminta maaf adalah caranya. Berani meminta maaf menunjukkan bahwa seseorang memiliki peduli pada perasaan orang yang sudah disakiti dan rasa tanggung jawab atas sebuah tindakan.

Tapi bagi sebagian orang untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan yang telah diperbuat sangatlah sulit.

1.        Perbedaan Persepsi

Saat terdapat konflik dengan orang tedekat, sering terjadi jika melakukan kesalahan , enggan untuk meminta maaf karena masalah yang telah diperbuat adalah masalah yang sepele. Bahkan kita kerap mengabaikan perasaan orang lain yang belum tentu menganggap kesalahan kita adalah kesalahan yang sepele dan mungkin saja menyakiti perasaannya.

Maka dari itu tidak peduli seberapa kecil masalah yang dilakukan, justru harus memposisikan diri sebagai orang lain dan berinisiasi meminta maaf karena perasaan orang sama berharganya dengan perasaan kita.

 2.      Sulit Menerima Diri

Permintaan maaf mengindikasikan bahwa melakukan kesalahan atau melakukan hal yang buruk, dan hal itu sulit untuk diterima oleh kita. Saat dipaksa untuk mengatakan “maaf”, terkadang tidak merasa senang, karena ingin dianggap benar dan sempurna. Tapi dengan minta maaf justru kita dipaksa untuk menerima realita bahwa sebenarnya setiap manusia tidak sempurna.

Dengan meminta maaf memunculkan rasa malu dan bersalah atau emosi negatif lain yang ada di dalam diri masing-masing. Meminta maaf akan terasa sulit jika tidak siap atau tidak mau berkembang menjadi orang yang lebih baik.

Baca Juga: Komnas HAM Tinjau Ruang Eksekusi Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo, Cek juga Bekas Tembakan

 3.      Ketidakpastian

Saat meminta maaf kita tidak tahu apakah permintaan maaf yang disampaikan dapat diterima atau tidak. Denga ketidakpastian akan hal yang terjadi secara naluriah akan merasa takut.

Manusia tidak menyukai ketidakpastian dan  apapun yang berbeda, aneh atau asing. Seseorang akan senang hidup di dalam comfort zone dan menghindari hal-hal yang membuat tidak nyaman. Kendati meminta maaf memberikan ketidakpastian, tapi harus berani mengatakannya agar hubungan yang kita jalin dengan orang lain akan semakin berkembang.

 4.      Terobsesi dengan benar dan salah

Beberapa orang kesulitan untuk meminta maaf dan juga memaafkan. Perilaku tersebut muncul karena orang tersebut hanya menerima apa yang benar dan apa yang salah menurut dirinya sendiri.

Jika orang lain salah dimatanya maka orang itu benar bersalah dan sebaliknya jika menurut dia apa yang dilakukannya benar maka itu benar. Orang seperti ini tidak menerima pendapat orang lain dan tidak memiliki rasa empati dan belas kasihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI