Anak TK di DO, Netizen Twitter: Ga Profesional Banget Sekolahnya

Suara Cianjur

Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:37 WIB
Anak TK di DO, Netizen Twitter: Ga Profesional Banget Sekolahnya
Tangkapan layar video Anak TK di DO (TikTok/rebecca_oktavia) (TikTok/rebecca_oktavia)

SuaraCianjur.id- Kabar soal anak TK yang di DO atau dikeluarkan dari sekolahnya sedang menjadi obrolan hangat di platform Twitter.

Obrolan ini diawali oleh seorang pengguna TikTok dengan nama @mamamiqgav, sebagai sang ibu, menceritakan kisah anaknya yang di DO dari TK swasta akibat postingannya di media sosial.

Dari penuturan Rebecca dalam akunnya, ia menuturkan bahwa anaknya yang sekolah di salah satu sekolah TK di Palembang ini di DO tanpa surat pemberhentian yang resmi.

Hal yang disesalkannya Rebecca adalah terkait uang yang sudah dibayarkan untuk biaya satu tahun sebanyak 16 juta rupiah tidak dikembalikan.

"Hay guys, ni aku abis dipanggil dari sekolah dapet undangan, eh ga dapet undangan sih cuma dipanggil lewat chat WA doang, Katanya missnya mau ngomong sama ibu," tutur Rebecca dalam sebuah video yang diunggahnya.

Di samping itu Rebecca telah mengetahui maksud panggilan dari pihak sekolah yang akan membicarakan soal kritikan Rebecca soal TK tersebut di media sosial.

"Sampai di sana, aku dikelilingi tuh sama miss-miss banyak banget ada 4 tapi mereka cuma diem aja. Yang ngomong cuman satu, katanya 'mohon maaf (anaknya) dikeluarin dari sekolah," ujarnya.

Rebecca sangat menyayangkan kejadian tersebut, sebab tidak ada pemberitahuan surat resmi sebelumnya yang menurutnya penting dilayangkan sebelum mengeluarkan anaknya.

"Waw, tanpa ada surat peringatan (semacam) SP1/SP2 atau surat pemberitahuan  dan lain-lain. Langsung final (anaknya) dikeluarin dari sekolah," lanjut Rebecca.

baca juga

Ia juga menceritakan bagaimana alasan sekolah TK tersebut mengeluarkan sang anak dari sekolah.

"Yang pertama, katanya saya suka menjelek-jelekkan sekolah sesuai laporan dari mama-mama (orang tua siswa) yang lain," kata dia.

Menanggapi alasan tersebut, Rebecca meminta bukti dari pihak sekolah terkait fakta yang dibicarakan. Namun, melalui penuturannya, pihak sekolah tidak dapat memberikan bukti padanya.

"Yang kedua, katanya saya suka posting (komplain sekolah) di sosmed," katanya.

Menurut Rebecca, apa yang ia lakukan merupakan hal yang wajar. "Ya wajar dong saya ga puas dan posting di sosmed," ucapnya.

Dalam tampilan unggahan video lainnya, Rebecca juga mengunggah rekaman videonya ketika berbincang langsung dengan pihak sekolah untuk menuntut kejelasan pada pihak sekolah dan terkait uang yang sudah ia bayarkan. 

Menanggapi kejadian tersebut, banyak netizen dalam platform Twitter yang merasa sekolah TK yang mengeluarkan anaknya itu bermasalah. Sebab, anak TK yang dikeluarkan itu dinilai cukup aneh dan terdengar baru.

Obrolan ini diawali oleh sebuah akun bernama @achiemokoginta yang menceritakan ulang kisah anak TK di DO yang viral di TikTok.

"Lagi rame di tiktok, anak TK swasta di DO tanpa surat apa apa main di keluarin gitu aja hanya karena wali murid komplain di sosmed. Uang yang sudah di bayar kan 1th sebesar 16jt pun ga di kembalikan, dan ternyata udah banyak murid yang keluar juga. Ada aja sekola mahal ini," tulis akun tersebut diserati dengan utas video TikTok akun terkait.

Menanggapi utas tersebut, banyak netizen yang meresponnya dengan beragam pertanyaan dan penilaian terhadap kasus yang terjadi tersebut.

"Yayasannya ga beres, baru denger ada anak TK di DO," tulis akun twitter @nebul*** dalam balasan sebuah utas yang ditulis @achietmokoginta.

"Yayasannya problematik sin ini," tulis akun @junichri**

Di samping itu, banyak juga dari netizen yang menilai TK tersebut cukup bermaslaahn karena pegawai yang terlalu sering berganti-ganti.

"Kalau dalam satu tahun guru ganti sampai 3-4 kali, itu sudah jadi pertanyaan besar buat orang tua: apakah gurunya bermasalah atau sistem sekolahnya yg salah? Gue paham maksud Ibunya, dan gue sendiri pun mempertanyakan kok bisa gurunya diganti sampai 3-4 kali?," tanggap akun @mufalba***.

Selain itu, keprofesionalan sekolah TK swasta tersebut dipertanyakan.

"Sesimple karna pihak sekolah gasuka ibunya komplain di medsos terus anaknya di DO(?) Ga profesional banget sekolahnya," kata @nblhsl****.

Diketahui, kini sang anak yang di DO telah berpindah ke sekolah yang baru.

"Kita maksain masih di sana ga ada gunanya. Yang pertama, suasana udah ga enak terus ga tau kan di sana ntar (Miquel) ga diperhatiin/dicuekkin karena kesel sama emaknya," tuturnya.

Dengan tempat sekolah anaknya yang baru itu Rebecca meminta doa, "doain yah men temen Miquel lebih enjoy di sini,".

Sumber: Twitter/achiemokoginta, TikTok/mamamiqgav

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Seorang Anak TK di DO Cuma Gara-gara Ini

Viral! Seorang Anak TK di DO Cuma Gara-gara Ini

Cianjur | Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:35 WIB

#PengenJadiIstriVerrel Sempat Trending Twitter, Verrell Bramasta Diselamatkan Fans dari Isu Gay

#PengenJadiIstriVerrel Sempat Trending Twitter, Verrell Bramasta Diselamatkan Fans dari Isu Gay

Cianjur | Selasa, 23 Agustus 2022 | 13:26 WIB

Inilah Sejarah Terlahirnya Media Sosial di Dunia Sebelum Berkembang Pesat Saat Ini

Inilah Sejarah Terlahirnya Media Sosial di Dunia Sebelum Berkembang Pesat Saat Ini

Cianjur | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:05 WIB

Terkini

Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya

Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:33 WIB

Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka

Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:20 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter

Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14 WIB

Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan

Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan

Entertainment | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:12 WIB

Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya

Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:08 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K

HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:00 WIB

Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia

Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:00 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB