Penyebab Anak TK di DO, Ternyata Karena Ibunya Keluhkan Ini di Media Sosial

Suara Cianjur

Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:36 WIB
Penyebab Anak TK di DO, Ternyata Karena Ibunya Keluhkan Ini di Media Sosial
Tangkapan layar video Anak TK di DO (TikTok/mamamiqgav) (TikTok/mammiqgav)

SuaraCianjur.id- Anak TK di DO sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial Twitter dan TikTok. Obrolan ini diawali keluhan dari Rebecca Oktavia, sang ibu dari anak tersebut dalam akun TikToknya @mamamiqgav.

Dia mengunggah video keluhan tersebut dengan tajuk "ANAK TK di DO". Ia menceritakan kronlogis mengapa anaknya bisa dikeluarkan dari salah satu sekolah di Palembang tersebut.

"Hay guys, ni aku abis dipanggil dari sekolah dapet undangan, eh ga dapet undangan sih cuma dipanggil lewat chat WA doang, Katanya missnya mau ngomong sama ibu," tutur Rebecca dalam sebuah video yang diunggahnya.

Sebelumnya, Rebecca telah menebak maksud dari sekolah TK anaknya ketika mengundangnya untuk mendatangi sekolah TK swasta ini.

"Sampai di sana, aku dikelilingi tuh sama miss-miss banyak banget ada 4 tapi mereka cuma diem aja. Yang ngomong cuman satu, katanya 'mohon maaf (anaknya) dikeluarin dari sekolah," ujarnya.

Rebecca sangat menyayangkan kejadian tersebut, sebab tidak ada pemberitahuan surat resmi sebelumnya yang menurutnya penting dilayangkan sebelum mengeluarkan anaknya.

"Waw, tanpa ada surat peringatan (semacam) SP1/SP2 atau surat pemberitahuan  dan lain-lain. Langsung final (anaknya) dikeluarin dari sekolah," lanjut Rebecca.

Di samping itu, ia cukup menyayangkan karena biaya untuk bersekolah di TK tersebut tidak murah, Rebecca membayarnya lunas dengan harga 16 juta rupiah.

Penyebab Anak TK di DO

baca juga

Rebecca menceritakan hal yang menjadi penyebab mengapa anaknya dikeluarkan dari sekolah TK swasta yang menurut penilaiannya kura profesional.

"Yang pertama, katanya saya suka menjelek-jelekkan sekolah sesuai laporan dari mama-mama (orang tua siswa) yang lain," kata dia.

Menanggapi alasan tersebut, Rebecca meminta bukti dari pihak sekolah terkait fakta yang dibicarakan. Namun, melalui penuturannya, pihak sekolah tidak dapat memberikan bukti padanya.

"Yang kedua, katanya saya suka posting (komplain sekolah) di sosmed," katanya.

Menurut Rebecca, apa yang ia lakukan merupakan hal yang wajar. "Ya wajar dong saya ga puas dan posting di sosmed," ucapnya.

Postingan Rebecca di Media Sosial soal TK Tersebut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak TK di DO, Netizen Twitter: Ga Profesional Banget Sekolahnya

Anak TK di DO, Netizen Twitter: Ga Profesional Banget Sekolahnya

Cianjur | Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:37 WIB

Viral! Seorang Anak TK di DO Cuma Gara-gara Ini

Viral! Seorang Anak TK di DO Cuma Gara-gara Ini

Cianjur | Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Inilah Sejarah Terlahirnya Media Sosial di Dunia Sebelum Berkembang Pesat Saat Ini

Inilah Sejarah Terlahirnya Media Sosial di Dunia Sebelum Berkembang Pesat Saat Ini

Cianjur | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:05 WIB

Terkini

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru

Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains

Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Berganti Nama Jadi RUU Melindungi Aset

Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Berganti Nama Jadi RUU Melindungi Aset

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×