SuaraCianjur.id- Mulai dari sekarang ada baiknya untuk memperhatikan kondisi kesehatan terutama jantung Anda. Penyakit mematikan ini bisa datang dari berbagai faktor, satu diantaranya adalah pola tidur yang kurang ideal.
Saat ini banyak sekali orang-orang yang terkena serangan jantung dengan cepat, ternyata penyebab adalah tidak merubah pola tidur dengan baik. Maka dari itu dr.Zaidul Akbar menyarankan untuk menghindari waktu tidur yang buruk.
“Khususnya di jam empat sampai jam pagi pagi itu ternyata ada satu bahan yang ada di alam semesta ini yang dikenal sebagai NO (Nitric Oxide),” ungkapnya mengutip dari akun YouTube Sobat Herbal, Senin (5/09/2022).
Zat NO ini menurut dr.Zaidul Akbar memliki manfaat untuk pembuluh darah. “Nitric Oxide ini fungsinya melebarkan pembuluh darah,” kata dia.
“Dia bisa menurunkan tensi dia juga salah satu anti oksidan,” lanjutnya.
“Makanya orang yang tidur-tidur pagi itu berpotensi besar kena serangan jantung,” kata dia.
Kemudian dr. Zaidul Akbar mengambil memberikan tips menjaga kesehatan pada tubuh. Cara ini bisa menjaga kesehatan untuk mengikuti sunah dari Nabi Muhammad SAW.
“Kita bicara kesehatan tentunya tidak lepas dari bagaimana kesehatan itu dijelaskan Islam,” kata dr.Zaidul Akbar.
Sesuai penjelasan dalam Al-Quran, menjaga kesehatan tubuh seseorang sudah ada dalam kitab suci umat Islam itu.
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lembang Panas, Rekan Korban Minta Aseng Buka Masker
“Bagaimana menjaga kesehatan? Jawabannya simpel, ikutin aja sunatullah-nya atau bagaimana Allah menjelaskan dalam Al Quran,” tambahnya.
Tentu saja dengan mengikuti cara Rasulullah SAW dalam menjaga kesehatan, adalah cara yang tepat agar tubuh tetap dalam kondisi yang prima.
“Dan ikuti bagaimana Nabi menjelaskan atau mencontohkan itu, sesederhana itu sebenarnya,” jelas dr.Zaidul Akbar.
Seseorang yang ingin merubah pola hidupnya untuk menjadi sehat, terutama dalam mengatur jam tidurnya harus dilakukan dengan sunguh-sunguh. Terlebih menjaga kesehatan untuk diri sendiri, harus dikerjakan dengan tulus dan ikhlas.
“Catatannya, kita kerjakan dengan tulus hati,” tutur dr. Zaidul Akbar.