SuaraCianjur.id- Haid berlebihan atau Menorrhagia tentu cukup mengganggu bukan? Mungkin ini dirasakan oleh sahabat, teman, atau saudara-saurada kita yang lain.
Disebut haid berlebihan karena darah yang dikeluarkan lebih dari 80 ml, sementara kuantitas darah haid yang normal adalah 30-40 ml per siklus.
Nah, untuk mengetahui apakah Anda mengalami Menorrhagia atau haid berlebihan yaitu bisa dilakukan dengan seberapa sering Anda mengganti pembalut.
Ada banyak sekali penyebab terjadinya Menorrhagia, seperti:
· Gangguan hormon, misalnya akibat sindrom ovarium polikistik, obesitas, hipotiroidisme, dan resistensi insulin
· Gangguan atau pertumbuhan jaringan pada rahim, seperti radang panggul, miom (fibroid rahim), endometriosis, adenomiosis, dan polip rahim
· Gangguan pada ovarium, yang menyebabkan proses ovulasi tidak terjadi sebagaimana mestinya
· Kelainan genetik, terutama yang memengaruhi proses pembekuan darah, misalnya penyakit von Willebrand
· Efek samping obat, seperti obat antiradang, obat hormonal, antikoagulan, obat kemoterapi, serta suplemen herbal yang mengandung gingseng, ginkgo biloba, dan kedelai
Baca Juga: Efek Vape Sebabkan Popcorn Lung
· Alat kontrasepsi, seperti pil KB dan KB spiral (IUD)
· Kanker, seperti kanker rahim atau kanker leher rahim (serviks)
Beberapa gejala Menorrhagia yang umum dirasakan oleh penderita, diantaranya:
· Penggantian pembalut yang penuh darah dilakukan kurang dari 2 jam sekali
· Menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari
· Bangun dari tidur di malam hari untuk mengganti pembalut