cianjur

Efek Vape Sebabkan Popcorn Lung

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 10 Oktober 2022 | 08:00 WIB
Efek Vape Sebabkan Popcorn Lung
Gegara Vape, Paru-paru Perempuan Ini Kolaps Hingga Hampir Meninggal. (Dok: TikTok)

SuaraCianjur.id - Bagi mereka yang addict terhadap penggunaa vape, ada bahaya tersendir yang mengancam kesehatan paru-paru, yaitu Popcorn lung

Popcorn lung sendiri istilah lain paru-paru popcorn, merupakan salah satu kondisi ketika saluran udara terkecil di dalam paru-paru yang disebut bronkiolus mengalami penyempitan akibat munculnya luka.

Adapun pada bagian tersebut di dalam paru-paru, sebagai pengendali udara saat kita benafas. Penderita Popcorn lung, akan sering merasakan sesak nafas karena saat saluran menyempit, dan pertukaran oksigen dan karbon dioksida tidak terjadi. 

Awal cerita Popcorn lung, pertama kali terdeteksi pada pekerja di pabrik popcorn. Zat yang ditemukan pada produksi popcorn, juga ditemukan dalam cairan yang digunakan oleh pengguna vape atau rokok elektrik. Adanya bahan kimia diacetyl di dalam cairan yang digunakan akan berdampak bahaya, terlebih ketika cairan ini dipanaskan.

Pada cairan atau liquid vape sendiri, kandungan ini digunakan untuk menambah aroma pada asap yang dihembuskan dan rasa yang dinikmati penggunanya. Pada laman resmi p2ptm.kemkes.go.id disebutkan secara jelas, cairan rokok elektronik mengandung penambah rasa diasetil. Zat tersebut ditambahkan ke dalam makanan untuk menghasilkan rasa mentega.

Zat ini lebih berbahaya jika dipanaskan dan dihirup. Ketika dihirup dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan penyakit paru.

Biasanya gejala yang muncul pada Popcorn lung diantaranya mengalami kelelahan parah, mengalami batuk kering, mengalami mengi atau napas yang berbunyi lirih, napas tidak teratur, mulai merasakan sesak napas, muncul gangguan kulit, mata, mulut, hingga hidung. 

Jika sudah mengalami gejala serupa, pelu secepatnya dilakukan pemeriksaan secara medis. Obat steroid atau antibiotik mungkin saja diberikan guna melawan peradangan atau infeksi pernapasan yang terjadi. Selanjutnya, obat imunosupresif dapat memperlambat sistem kekebalan tubuh sehingga kerusakan lebih parah pada bronkiolus dapat dicegah.


Sumber : Suara.com

Baca Juga: Heboh, Yusuf Mansur Beri Pengakuan soal Bukan Komisaris Grab

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI