SuaraCianjur.id- Menonton film dewasa atau film porno akan memberikan dampak yang negatif untuk diri sendiri.
Banyak yang bilang kalau menonton film porno sah jika dinikmati seseorang yang sudah berusia dewasa. Tapi tidak demikian menurut pakar Seksolog Klinis, Zoya Amirin.
Mengutip dari kanal Youtube, menonton film porno kata Zoya Amirin memiliki banyak dampak buruk bagi psikologis seseorang.
"Kalau terpapar pornografi ada banyak dampak buruknya terutama untuk laki-laki dan perempuan juga," terang Zoya Amirin seperti dilihat Selasa (11/10/2022).
Film porno memiliki sisi kecanduan bagi seseorang yang sudah terjebak dalam kebiasaan itu. Bahkan tak hanya itu film porno bisa berimbas pada kenormalan seksualitas seseorang.
"Film porno itu bisa mempertanyakan kenormalan seksualitas kita," kata dia.
Misalnya saja seseorang akan membandingkan apa yang disajikan dalam film porno tersebut dengan aktivitas seksual sesungguhnya. Sehingga dirinya mengira jika semua yang disajikan dalam film porno adalah hal sebenarnya.
"Yang sering nonton film porno malah jadi galau kehidupan seksnya," tandasnya.
Sementara itu mengutip dari laman Halodoc.com dampak buruk yang kecanduan menonton film porno akan menyebabkan kepada masalah kesehatan fisik, mental, bahkan sampai sosial.
Baca Juga: Gas Air Mata Renggut Dua Anak Saya
Disebutkan jika seseorang yang menonton film porno dapat mengalami efek atau kesenangan yang sama seperti saat mengonsumsi alkohol.
Hal itu terjadi akibat sirkuit saraf yang ada dalam tubuh tubuh bisa melepaskan hormon kesenangan, ketika seseorang melakukan masturbasi pada objek tersebut.
Kemudian ketika seseorang tersebut merasa senang maka kemungkinan akan merasa ingin lebih banyak dan akhirnya kecanduan.
Dari beberapa dampak buruk akibat kecanduan menonton film porno, terdapat beberapa yang wajib diketahui.
Dampak dari kecanduan menonton film dewasa terhadap kesehatan adalah terjadinya penyusutan volume otak.
Seseorang yang memgalami kencaduan tersebut akan membuat volume otak di area sekitar striatum bisa mengalami penyusutan.